TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Aksi pembacokan menyebabkan Pius, warga Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing mendapatkan luka robek di sekujur tubuhnya.
Saat ini, korban diketahui masih mendapatkan perawatan di RSUD Telukkuantan. Sementara terduga pelaku, sejauh ini masih dalam pengejaran oleh aparat kepolisian.
Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mendalami motif dari aksi pembacokan yang menghebohkan warga Hulu Kuantan, Kuantan Singingi itu.
Secara terpisah, Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM melalui Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Ferry M Fadillah SH menyebutkan, saat ini terduga pelaku masih dalam pengejaran. Sementara korban masih dalam perawatan.
"Korban masih dirawat," kata Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Ferry M Fadillah SH pada wartawan.
Pelaku sendiri belum berhasil diamankan. Ia juga menegaskan kasus masih dalam penyelidikan.
"Masih lidik (penyelidikan)," ungkap dia.
Kemudian Kasastreskrim polres Kuansing AKP Boy Marudut Tua Saat dihubungi via WA- nya, ia mengatakan, Kasusnya di Laporkan di Kuantan Mudik. ''Kasusnya penganiayaan dan tersangka masih dalam pencarian petugas dan sampai saat ini belum balik ke rumah,'' ungkap dia.
Aksi penganiayaan ini sendiri diduga terjadi akibat perebutan galian emas di Sungai Kuantan.
Saat ini korban sendiri mendapat perawatan intensif di RSUD Teluk Kuantan.
Luka akibat tebasan sentaja tajam pada korban cukup banyak.
Ada luka pada hidung. Luka menganga dari pelipis kanan hingga kuping korban. Juga luka menganga pada lengan sebelah kanan.
Foto yang tersebar, luka pada pelipis hingga kuping sebelah kanan sedang dijahit petugas kesehatan.
Sedangkan luka di lengan, masih terbuka.
Dengan luka tersebut, praktis darah pun berceceran.
Informasi yang dirangkum wartawan kejadian penganiayaan pada korban terjadi pada Ahad sore 4 Juli 2021.
Kejadiannya, di Sungai Kuantan yang ada di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing.
Korban dan pelaku sama-sama bekerja nambang emas ilegal, Di kecamatan Kuantan Mudik, namun berbeda tim.
Penyebabnya diduga karena galian tambang emas di Sungai Kuantan. Daerah yang digarap sama.
Nah, Minggu sore (4/7/2021), sekitar pukul 16.30 wib, korban bersama tiga rekannya duduk-duduk usai bekerja menambang emas.(R12)