Ada Perbaikan, Ini Penyebab Harga TBS Sawit di Riau Mengalami Kenaikan...

Sabtu, 30 Juli 2022 | 19:27:40 WIB
Ilustrasi petani memanen buah sawit.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kenaikan harga TBS Sawit Riau periode 27 Juli-2 Agustus 2022 juga dipengaruhi faktor eksternal, selain faktor internal.

Diketahui, harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) melesat naik. 

Kenaikan harga CPO kemarin mengekor kenaikan minyak saingan yakni minyak kedelai.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade ditutup naik 1,7 persen dan harga minyak kedelai di Dalian berakhir melesat 5,2 persen dan menjadi kenaikan terbesar sejak empat bulan.

"Harga minyak kedelai yang melonjak tersebut dipicu oleh kekhawatiran akan cuaca dan short-covering. Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global. Maka dari itu, ketika harga minyak saingan naik maka harga CPO akan ikut terkerek naik," ungkap Defris.

Penghapusan pungutan ekspor sementara tambah Defris, nyatanya dapat memberikan angin segar bagi perusahaan produsen CPO.

Setidaknya dalam jangka pendek karena perusahaan dapat menurunkan biaya produksinya. 

"Tentunya juga akan mendorong kinerja perusahaan kelapa sawit dan menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga saham di lantai bursa," ujar Defris mengutip perkataan Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee.

Hans Kwee jelas Defris, juga menyampaikan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan ekspor CPO untuk mengimbangi penurunan harga.(R04)

Sumber Berita: tribunpekanbaru

Terkini