SCW Gelar Diskusi Daring Jelang Workshop ILPN Riau 2023

Senin, 10 Juli 2023 | 23:00:00 WIB
Dok. Istimewa

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Jelang pelaksanaan Workshop dalam rangka Program Inkubator Literasi Pustaka Nasional (ILPN) Tahun 2023 yang merupakan kolaborasi antara Perpusnas Press dan Salmah Creative Writing (SCW) dan didukung juga oleh Dipersip Provinsi Riau, panitia ILPN menggelar kegiatan diskusi yang digelar secara daring, Senin malam (10/7/2023).

Founder SCW, Siti Salmah mengatakan kalau kegiatan ini adalah bagian dari kegiatan ILPN, selain silaturrahmi juga akan ada penyampaian beberapa catatan dari pemateri dalam hal ini disampaikan oleh Bambang Kariyawan terkait dengan karya Esai yang sudah dipilih oleh panitia.

"Jadi kita di sini selain silaturahmi juga melakukan kegiatan diskusi pra workshop, namun inti materinya nantinya akan disampaikan saat workshop oleh beberapa pemateri," ujarnya.

Siti Salmah juga menyampaikan bahwa peserta memang diberikan waktu yang lebih lama untuk memperbaiki karya yang nantinya akan dibukukan oleh Perpusnas dan sekaligus dilaunching saat HUT Riau.

"Harapan kami tentunya dengan waktu perbaikan yang lebih lama, karya esai peserta akan lebih baik lagi saat nanti dibukukan," ujarnya.

Dilanjutkannya, usai workshop ILPN tanggal 24 Juli 2023 mendatang, pengumuman pemenang lomba esai ILPN Tahun 2023 akan dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2023 dan pada tanggal 9 Agustus 2023 akan dilakukan penyerahan hadiah sekaligus launching buku hasil ILPN Provinsi Riau Tahun 2023. 

Sementara itu, Bambang Kariyawan dalam penjelasannya memberikan sejumlah catatan terkait karya esai peserta ILPN Tahun 2023, secara umum menurutnya masih ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan.

"Misalnya terkait dengan tema lomba, masih ada beberapa peserta yang belum sepenuhnya memahami tema ini, terutama soal sektor ekonomi kreatif, karena kalau soal tema ada tiga variabel, yaitu ekonomi kreatif, kearifan lokal dan digitalisasi, ada karya yang sudah memenuhi namun beberapa masih ada yang belum," sebutnya.

Bambang Kariyawan juga memberikan catatan terkait dengan struktur tulisan karenanya peserta harus memperhatikan hal ini, apalagi ini lomba yang pastinya akan menjadi aspek penilaian.

"Struktur penilaian esai menggunakan aturan umum yang berlaku dalam bentuk narasi secara keseluruhan, tidak dalam bentuk kolom, karena ada yang menulis seperti itu," ujarnya.

Selain itu, ada juga soal penampilan karya baik itu terkait judul, typo, penggunaan font, demikian juga dengan sumber rujukan dan lainnya. Bambang meminta peserta untuk membaca ulang aturan lomba esai, karena poin penilaiannya tentu saja berdasarkan ketentuan yang dibuat oleh panitia. 

Sebagai catatan, adapun 15 peserta terpilih lomba esai ILPN 2023 yaitu Arif Gunawan (Pekanbaru), Dedi Saputra (Pekanbaru), Dineu Herlina (Pekanbaru), Fery Mulyadi (Kampar), Hebby Wilanda (Kampar), Maya Fasindah (Kepulauan Meranti), Moh Zulham Alsyahdian (Indragiri Hilir), Nur Atika (Rokan Hulu), Pusvi Defi (Pelalawan), Rian Kurniawan Harahap (Pekanbaru), Ridwan Syafii Ali (Indragiri Hilir), Riki Utomi (Kepulauan Meranti), Sri Handayani (Pekanbaru), Sri Wardani (Pekanbaru), dan Windi Syahrian (Pekanbaru). (*)

Terkini