Siswa MAN 5 Kampar Ubah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel

Siswa MAN 5 Kampar Ubah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel

KAMPAR (RIAUSKY.COM)- Inovasi membanggakan kembali lahir dari dunia pendidikan madrasah di Provinsi Riau. Sejumlah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Kuntu, Kabupaten Kampar berhasil mengolah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel ramah lingkungan melalui penelitian dan praktik ilmiah yang inovatif.

Melalui Team Riset MAN 5 Kuntu, para siswa berhasil membuktikan bahwa limbah rumah tangga yang selama ini dianggap tidak bermanfaat dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi lingkungan.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd. Menurutnya, capaian siswa madrasah tersebut menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang kreatif, inovatif, dan peduli terhadap lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan siswa MAN 5 Kuntu ini. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menghasilkan karya inovatif dari sesuatu yang dianggap tidak bermanfaat menjadi produk yang memiliki nilai guna,” ujar Muliardi.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi madrasah lainnya di Provinsi Riau untuk terus mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai riset dan karya inovatif.

“Semoga madrasah-madrasah lain juga mampu membuktikan bahwa siswa-siswinya dapat terus berkreasi, berinovasi, dan bahkan menjadi entrepreneur setelah menyelesaikan pendidikan. Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.

Keberhasilan penelitian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan pihak madrasah. Di bawah kepemimpinan Kepala MAN 5 Kuntu, Hafni Tanjung, serta bimbingan Guru Pembimbing Muhammad Ulil Albab, para siswa mampu menunjukkan kemampuan riset dan kreativitas yang membanggakan.

Adapun Team Riset MAN 5 Kuntu terdiri dari siswa kelas X yakni Sofia, Delvin, Aurel, dan Jasmin. Dengan ketelatenan, semangat belajar, dan keuletan dalam melakukan penelitian, mereka berhasil mengharumkan nama madrasah melalui inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel.

Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah secara produktif.(*)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional