Lagi Viral di Medsos, Jalan Parit Indah Bikin Baut Motor Rontok dan Warga Hirup Debu

Rabu, 12 Juli 2023 | 09:15:27 WIB
Kondisi badan jalan Parit Indah berdebu tebal membahayakan kesehatan warga.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Proses perbaikan Jalan Parit Indah, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru kini dikeluhkan warga.

Hampir dua bulan berlangsung, namun, jalan yang menjadi urat nadi lalu lintas warga itu tak kunjung selesai diperbaiki.

Warga pun mulai ramai menyampaikan keluhan, karena, bukan saja saat ini jalan tersebut selalu penuh debu, namun juga kondisi jalannya bergerigi sehingga rawan merusak kendaraan warga.

Dilansir dari salah satu laman media sosial, instagram @Kabar Pekanbaru, warga mulai menumpahkan unek-uneknya terhadap kondisi perbaikan jalan yang tak tuntas-tuntas itu.

''Kenapa perbaikan Jalan Parit Indah ini gak setsatset kek Jalan Kualu dan Delima ya? Kasihan pengendara khususnya roda dua yang hirup debu tiap hari. Apalagi yang naik supra, pasti udah getar-getar batoknya. Pedagang/warung sekitar juga juga sampe tutup,'' ungkap admin grup yang selalu ramai mencuri atensi warga itu.

Satu per satu curhatan warga pun mulai meluncur.

''Kawan aku semalam jatuh di parit indah ni, kepala ngehantam aspal dan amnesia dan sampe sekarang katanya masih suka bedenyut kepalanya,'' kata salah satu netizen.

''Smoga lekas di selesaikan soalnya ngantar anak sekolah besok lewat sana min..kebayang nyampe sekolah muka Debuan smua,'' ungkap netizen lainnya.

''Baut Honda pun sudah mulai copot satu persatu bunyi Honda sudah seperti mau rontok semua gludak gluduk. setiap hari lewat situ pergi kesekolah,sudah banyak makan debu tu...'' lanjut yang lain.

''Udah macam jalur air molek pranap aja itu debu,'' timpal netizen lainnya.

''Pakai baju hitam keluar dr parit indah bajunya jadi abu2,'' ungkap netizen lainnya.

''Gua dh sering makan debu lewat sana min.. ke pinang merah, lama2 ambeien jebol krn jalan nya,'' timpal yang lainnya.

''Enak dengernya "kasian pemotor ngirup debu", lah aku lewat sana smlm mobil2 enak banget kebut2an, baju putih jadi warna debu.. canda debu''

''@dinaspuprpekanbaru ini dinas terlelet kerjanya,'' ungkap netizen lainnya.

''Soal anggaran inikah??'' ujar netizen lain.

Dari pantauan riausky.com di lapangan,

Kondisi jalan tersebut pasca dimulainya pekerjaan perbaikan ternyata memang menyengsarakan warga.

Kondisi badan jalannya penuh lubang halus  bergerigi. Saat hujan becek dan penuh debu bercampur zat mirip semen mengotori kendaraan, sementara bila panas terik, maka akan dipenuhi debu beterbangan.

Dedek, salah seorang pengguna sepeda motor mengaku kesal, karena sampai saat ini, perbaikan jalan tersebut kesannya sangat lambat. Padahal sudah hampir 2 bulan proses perbaikannya.

''Kalau kita naik motor, rasanya mau rontok itu mesin motor karena jalan sepanjang lebih 1 kilometer mulai dari tikungan Torganda hingga menjelang lampu merah Labersa kondisinya bergerigi. Nanti kalau dari Lampu merah Labersa ke arah Jalan Sudirman, kembali bergerutul dan menyiksa pengguna jalan,''ungkap dia.

Sementara  salah seorang warga pemilik ruko mengaku benar-benar kecewa, karena, perbaikan jalan itu terlalu lama.

''Kami nggak bisa jualan, karena jalan berdebu dan debunya beterbangan hingga mengotori udara di sekitar toko. Mau dikeluhkan, tapi katanya sedang perbaikan. Tapi sampai kapan mau diperbaiki kita juga nggak tahu,''ungkap dia.

Dia pun meminta Pemko Pekanbaru untuk memperhatikan serius pekerjaan perbaikan jalan Parit Indah ini. Karena sudah meresahkan warga.

''Mohonlah, Dinas PUPR, dipercepat pekerjaannya. Ini sudah lebih 1 bulan hanya begitu-gitu saja progresnya,  bahkan kondisinya malah bikin warga tak bisa beraktivitas normal,''keluh dia.

Dari pantauan riausky.com, kondisi perbaikan jalan Parit Indah memang masih berlangsung. Beberapa alat berat milik rekanan kegiatan masih terus bekerja melakukan pengerasan badan jalan.

Sementara untuk pengalihan ruas jalan, jajaran dinas Perhubungan Pekanbaru membuat rute alternatif melalui Jalan Kesadaran.

Sementara untuk mengantisipasi debu yang beterbangan, satu unit mobil penyiram jalan  terlihat selalu mondar mandir  di sepanjang ruas jalan yang sedang diperbaiki.Warga pemilik ruko juga banyak membantu menyirami untuk mengurangi polusi udara akibat debu yang beterbangan.(R06)

 

 

Terkini