PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pelaksanaan Pelatihan Budidaya Tanaman Holtikultura dan Ternak yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru ditutup, Kamis (13/7/2023) sore tadi.
Penutupan acara yang berlangsung selama tiga hari terhitung 11-13 Juli 2023 ini dipimpin oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Adi Lesmana, S.Hut.
Dalam penjelasannya, Adi mengungkapkan setiap hari, selama tiga hari terakhir, ada 270 kaum ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) dilatih melakukan budidaya tanaman holtikultura dan ternak.
Itu menunjukkan kuatnya keinginan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menciptakan ketahanan pangan.
''Dengan pelatihan yang diberikan, diharapkan KWT-KWT yang ada bisa lebih siap dalam mendukung upaya penguatan ketahanan pangan, khususnya di Kota Pekanbaru,''ungkap Adi.
Adi menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Pekanbaru maupun DPRD melalui anggota Komisi III DPRD yang mendukung pelaksanaan program ini.
Karena itu, dia berharap apa yang telah diberikan dalam bentuk materi pelatihan maupun nantinya dalam bentuk bantuan berupa bibit tanaman, saprodi, ternak ayam kampung KUB benar-benar bisa dikembangkan.
Dengan materi-materi yang telah diberikan, serta berkonsultasi dengan penyuluh pertanian, dia yakin program ini bisa mendukung penguatan ketahanan pangan di Kota Pekanbaru.
Syamsinar, Ketua KWT Indrasari yang menjadi salah satu KWT yang mengikuti pelatihan mengaku sangat berteima kasih kepada Pemko Pekanbaru, khususnya Wali Kota Pekanbaru dan anggota DPRD Pekanbaru, Hamdani MS yang telah memberi kesempatan untuk mereka mendapatkan pelatihan.
''Kita semua disini adalah petani. Kita sudah terbiasa beternak juga beternak. Namun, pelatihan ini menjadi penambah pengetahuan sekaligus memberikan pencerahan kepada kami untuk bisa begaimana menjadi lebih baik dalam mengelola areal pertanian maupun kelompok menjadi lebih baik ke depan,'' sebut Syamsinar.
Terutama sekali, dijelaskan Syamsinar adalah terkait manajemen kelompok. ''Sebagai ketua, saya mengakui ini menjadi hal yang sangat penting. Bagaimana menggerakkan, memberikan semangat semua anggota kelompok, supaya bisa bersama-sama dalam jangka panjang, itu bukan hal mudah. Karena itu, saya sangat senang dengan materi pelatihan ini. Saya benar-benar terbantu,'' jelas dia.
Begitu pun dengan pengetahuan tentang pertanian dan ternak. ''Kita memang punya pengalaman selama 2 tahun mengelola lahan. Namun, tetap ada sisi-sisi dimana kita butuh berbagi pengalaman, karena kendala pasti ada. Tadi kita dapatkan ilmunya, mudah-mudahan nanti bisa membuat kita lebih siap lagi saat nanti bantuan diturunkan,'' kata dia.
Hadir dalam sesi acara penutupan Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru yang juga berasal dari fraksi PKS, Hamdani MS, SIP.
Hamdani berharap dengan pelatihan ini, selain kemampuan bertani dan beternak, juga mampu membangkitkan KWT yang ada di Pekanbaru menjadi KWT yang besar dan berumur panjang.
''Syaratnya adalah, harus punya tujuan dan cita-cita yang besar dan dikerjakan bersama-sama. Kalau kita ingin menjadi besar, harus dimulai dari cita-cita yang besar. Lantas harus dilakukan bersama-sama,'' kata dia.
''Start from the end,'' artinya ''mulai dengan apa yang menjadi tujuan. Kalau tujuannya jelas, akan lebih mudah mengerjakannya bersama-sama,'' singkat Hamdani.(R03)