PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Bantuan sosial serta bantuan lain dari pemerintah untuk masyarakat miskin di Pekanbaru khususnya di Kecamatan Tenayan Raya, dinilai belum merata dan belum tepat sasaran. Banyak masyarakat yang seharusnya menjadi penerima bantuan yang terabaikan.
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Pekanbaru, Martua Pangaribuan memaparkan temuan di lapangan, ratusan kepala keluarga buruh bedeng batu bata serta pekerja kasar lainnya di wilayah Tenayan Raya saat ini banyak yang belum tersentuh bantuan pemerintah.
"Mereka seperti terabaikan. Padahal mereka juga warga Pekanbaru," kata Martua Pangaribuan.
Penelusuran pihaknya, bahkan ada warga yang tak berhak atau berada di atas garis kemiskinan yang ternyata mendapat bantuan.
"Tentu kondisi ini membuat kita miris. Seperti apa pendataan aparatur Pemko di level bawah, RT dan RW hingga kelurahan," papar Martua Pangaribuan.
Dalam hal ini, Martua Pangaribuan menilai perlu pendataan yang terkoordinasi dengan baik antara setiap tingkatan pemerintahan, sehingga data yang didapatkan benar-benar valid.
"Semestinya dari tingkat RT/RW ke kecamatan hingga data tersebut sampai diproses di Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan benar-benar data yang real," kata Martua Pangaribuan.
Bansos meliputi beberapa bantuan seperti : PKH (Penerima Keluarga Harapan), KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), KIS (Kartu Indonesia Sehat), KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan syarat-syarat yg dilengkapi masyarakat untuk mendapatkannya harus ada surat miskin yg dikeluarkan oleh rt/rw lalu foto copy kk dan ktp suami istri serta akte kelahiran.
Dengan adanya KIS sdh sangat terbantu, maka mereka tidak keluar uang untuk berobat baik dipuskesmas dan rumah sakit.
PKH juga demikian mereka dapat bantuan seperti beras, migor, telur, buah, bantuan uang yg nilainya dihitung berdasarkan jumlah anggota keluarga, dll sesuai ketentuan yang berlaku dalam peraturan.
Lagi, Martua Pangaribuan menilai perlunya pengawasan dari berbagai pihak dalam hal penetapan data penerima bansos dan kesehatan ini, agar masyarakat miskin yang ada di Kec. Tenayan Raya kota Pekanbaru ini tidak merasa terasingkan dan terabaikan oleh pemerintah.(*)