Selisih Harga Cabai Hingga Puluhan Ribu, GPM di Labuhbaru Barat Langsung Habis Diserbu Warga

Kamis, 23 November 2023 | 17:36:41 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maisisco dan Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna foto bersama warga yang berbelanja di arena GPM.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Masyarakat Labuhbaru Barat benar-benar memanfaatkan momen pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasar.

Buktinya, hanya dalam hitungan kurang dua jam, sejumlah komoditas pangan yang harganya di pasar sedang tinggi-tingginya langsung diburu warga pada GPM yang dilaksanakan tepat di samping Kantor Lurah Labuhbaru Barat di Jalan Cendana Pekanbaru tersebut.

Warga mengaku sangat antusias dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, karena selisih harga yang demikian jauh itu membuat mereka sangat terbantu.

''Sangat-sangat senang kami dengan program ini, karena harga di pasar masih sangat tinggi,'' ungkap Pak Deri, salah seorang warga yang ditemui sedang berbelanja membeli kebutuhan cabai, minyak goreng, bawang dan gula.

Itu juga yang diungkapkan Valencia, dia mengaku mendapat info dari instagram langsung datang ke lokasi GPM.

Dan tak sia-sia, karena memang harga komoditas yang dia belo seperti gula, beras dan minyak goreng masih jauh lebih murah dari harga di pasar maupun di warung.

''Sering-seringlah Pak Wali Kota, buat acara seperti ini. Kalau pertu tiap bulan ada di sini, supaya kita masyarakat kecil ini juga terbantu secara ekonomi,'' kata dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Maisisco didampingi Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Dinal Husna ditemui di lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) mengaku senang dengan respon tinggi masyarakat untuk membeli komoditas yang disediakan.

''Artinya, masyarakat merasa terbantu dengan hadirnya pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyediakan komoditas pangan harian dengan harga yang relatif jauh lebih murah ini,'' ungkap Maisisco.

Dia pun menjelaskan, apa yang dilakukan pemerintah ini adalah dalam upaya memastikan kebutuhan masyarakat akan pangan di Kota Pekanbaru terus dilakukan.

''Komoditas yang disediakan seperti beras, cabai, bawang, telur, minyak goreng dan aneka kebutuhan lainnya yang tersedia ini harganya memang disediakan lebih murah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi,'' jelas Maisisco.

Dia juga berharap momen-momen GPM ini akan terus bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbelanja.

Dan Pemko Pekanbaru melalui DKP akan terus berupaya mendukung dengan menyediakan komoditas yang ada yang saat ini kondisi harga dan ketersediaannya di pasar terbatas.

''Seperti Cabai, kita datangkan dengan harga Rp50.000, sementara di pasar harganya masih Rp70-80.000 per kilogram. Selisih berkisar 20-30 ribu ini kan sangat tinggi, dan langsung diburu warga,'' kata dia.

Maisisco pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari para mitra dalam pelaksanaan GPM seperti Bapanas, Bank Indonesia, RNI, yang selama ini terus mensupport kebutuhan untuk pelaksanaan GPM ini.

''Kami berharap sinergi dalam mengupayakan tetap terciptanya stabilitas harga, khususnya pangan ini akan terus terjaga untuk bisa mendukung pada penguatan daya beli masyarakat dan mencegah laju inflasi disebabkan kenaikan harga,''harap Maisisco.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Dinal Husna melengkapi, pada GPM kali ini, komoditas yang paling diburu warga umumnya adalah cabai merah.

''Tadi kita sediakan sekitar 1/4 ton, sekitar 1 jam saja pada  pagi hari sudah habis. Begitu juga dengan bawang. Kita sediakan 200 kilogram, langsung habis, kemudian kita tambah lagi sekitar 100 kilogram lagi dan langsung habis.

Untuk Bawang sendiri, DKP menyediakan dengan harga Rp20.000 per kilogram.

Sementara telur dijual dengan harga Rp23.000 per 1/2 papan atau 46.000 per papan.

Untuk beras SPHP, harga yang diberikan Rp53.000 per kemasan 5 kilogram,  kemudian minyak goreng minyakita seharga Rp13.000 per liter, serta gula seharga Rp15.000 per kilogram.

Dinal menjelaskan, total untuk beras yang dipasarkan pada GPM kali ini sebanyak  2 ton, sementara untuk gula sebanyak 1/2 ton serta minyak goreng sebanyak 1 ton.

Selain itu juga ada penjualan khusus panganan berbahan olahan ayam dari Rumah Unggas.

Lurah Labuhbaru Barat, Ardiles yang meninjau pelaksanaan GPM ini juga mengaju senang karena warganya antusias.

''Saya juga sebenarnya antusias, karena tahu harga cabai disini murah. Dia pun berharap kegiatan GPM ini bisa terus dilaksanakan sehingga bisa membantu ekonomi warga.

Tampak hadir memantau pelaksanaan GPM ini perwakilan dari Bank Indonesia serta perwakilan dari mitra.(*)

Terkini