Anies Disambut Ribuan Massa Kampanye di Kota Dumai; Presiden...Presiden...

Ahad, 28 Januari 2024 | 01:48:16 WIB
Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan saat kampanye di Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai, Sabtu (27/01/2024).

DUMAI (RIAUSKY.COM)- Calon presiden Anies Rasyid Baswedan melakukan kampanye di Bukit Gelanggang Kota Dumai, Sabtu (27/1/2024).

Kehadiran Anies disambut puluhan ribu warga Dumai yang sangat antusias hendak menunjukkan dukungannya kepada calon presiden nomor urut 1 tersebut.

Semenjak tengah hari, ribuan warga telah berkumpul di Bukit Gelanggang demi menantikan kehadiran calon presiden yang mengusung tema perubahan tersebut.

Dalam suasana panas terik, mereka terus berkumpul menantikan kehadiran Anies.

Selain masyarakat umum, tentu saja ikut hadir memenuhi lokasi kampanye akbar Anies di Kota Dumai ini, politisi dari partai pendukung dan pengusung, baik Nasdem, PKB, PKS juga Partai Ummat.

Anis tiba di Kota Dumai sekitar pukul 17.00 WIB. Ketibaannya disambut dengan elu-eluan Anies Presiden! ...Anies Presiden!...

Menjawab antusiasme pendukungnya, Anies pun menyapa massa dari atas panggung.

Dia pun menjelaskan, bahwa massa yang datang ke lapangan ini tentunya bukan ingin melihat kedatangannya, tapi mempunyai harapan untuk terjadinya perubahan.

''Apakah bapak dan ibu datang untuk menyuarakan perubahan...?'' tanya Anies yang disambut hangat massa.

''Bila ingin perubahan, maka siapa pasangan calon yang harus didukung? Nomor?'' tanya Anies yang langsung dijawab penuh semangat massa dengan ''Satu...''.

” Kita kumpul disini tentu untuk suatu perubahan. Barusan kita dengar keluhan dari petani, pupuk mahal barang langka, pedidikan mahal, kesehatan mahal. Saat petani panen, malah melakukan impor. Uangnya hilang di jalan karena ada mafia seperti penimbunan dan lainnya. Masalah tadi bukan masalah rumit untuk diselesaikan, cuma selama ini karena tidak ada perhatian dan tidak serius untuk membereskan hal itu, ” tegas Anies.

Anies mengatakan ketimpangan pada pendidikan, nelayan dan sektor lainnya mungkin karena wilayah itu termasuk desa terpencil lalu tidak diperhatikan, padahal mereka punya kemampuan tapi tidak mendapat kesempatan. ” Penghasilan tak ado padahal bumi kami kayo, dan pekerjaan tak ado, ” ujar Anies meniru logat melayu.

Anies menyebutkan, untuk melakukan perubahan itu perlu wewenang, kalau tak ada wewenang tentu tidak bisa dilakukan. Pada tanggal 14 Februari nanti rakyat dapat menetukan siapa yang menerima wewenang. Jika terpilih sebagai Presiden nanti Anies berjanji akan membenahi semua itu, dan 100 hari pertama akan prioritaskan menyelesaikan permasalahan yang sifatnya penting.

Tampak hadir pada kampanye yang dilaksanakan pasangan AMIN di Dumai ini Wakil Gubernur Riau yang juga pembina Partai Nasdem Riau Edy Natar Nasution, Ketua Nasdem Dumai yang juga Wlai Kota H. Paisal juga pimpinan partai pengusung.

Walikota Dumai, H Paisal pada kesempatan itu juga ikut menyampaikan suara masyarakat Dumai,  terkait penyelesaian masalah pertanahan, juga keadilan bagi hasil dari pajak CPO.(R11)

 

Terkini