PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Rabu (17/7/2024) melakukan penyerahan bantuan sarana dan prasarana untuk mengolah pangan bagi 4 (empat) kampung pangan di wilayahnya.
Program ini dilaksanakan dalam upaya mendukung pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam mengolah pangan berbasis sumber daya lokal yang dikelola oleh kampung pangan yang ada di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.
Penyerahan sarana berupa oven, alat pengukus, mixer, blender, kompor gas lengkap bersama tabung gas juga regulator ini juga sekaligus merupakan tindkalanjut dari pelaksanaan program pelatihan kepada puluhan kaum ibu yang tergabung di dalam kelompok kampung pangan 5-8 Juni 2024 lalu.
Kepala DKP Pekanbaru H. Maisisco didampingi Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna juga Analis Zulmaniah dan jajaran berharap bantuan prasarana untuk mengolah pangan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
''Gunakan alat-alat yang kita bantu ini untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan kaum ibu dalam mengolah pangan. Jangan pula setelah kita bantu alat ini malah tidak dimanfaatkan,'' imbau H. Maisisco.
Dia juga berharap dari kreativitas usaha yang dikembangkan dalam mengolah pangan lokal di tiap kampung pangan ini nantinya akan mampu memunculkan kampung pangan dengan komoditas usaha khas.
''Ya, kalau di sini misalnya ibu-ibu mengembangkan usaha bolu kemojo, kembangkan, rangkul kaum ibu yang ada untuk memproduksi dan memperkenalkan kemojo unggulan, sehingga masyarakat tahu kalau di sini adalah kampung kemojo,'' ungkap Maisisco dalam acara yang dihadiri Pak Etek sebagai RW juga puluhan anggota Kampung Pangan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Rabu (17/7/2024).

Kepala DKP Pekanbaru H. Maisisco menyerahkan bantuan kepada Kampung Pangan Sri Meranti Kecamatan Rumbai.
Dia juga mengajari para kaum ibu trik untuk mengembangkan usaha kuliner, yakni dengan memperkenalkan salah satu dari komoditas unggulan kepada publik.
''Kalau dulu, mungkin orang-orang tua kita memperkenalkan dan menjual pangan olahannya dengan mengantarkan ke kedai-kedai. Saat ini, media sosial bisa digunakan sebagai sarana memperkenalkan dan sarana berjualan. Gunakan fasilitas itu dengan memperbanyak interaksi melalui media sosial,'' jelas Maisisco.
Dia juga menjelaskan, tak harus semua komoditas pangan yang diolah dan diperkenalkan. Tapi pilihlah mana yang sesuai dengan cita rasa semua orang.
''Yang tak hanya enak di lidah kita, tapi juga enak untuk semua orang,'' ungkap Maisisco.
Dia juga berjanji akan memilih setidaknya dua dari Kampung pangan terbaik yang ada di seluruh Pekanbaru untuk dibina dan dibranding termasuk dibantu dalam pengemasan juga promosi sehingga bisa menjadi komoditas pangan olahan pekanbaru unggulan.
''Ya, dua yang terbaik nantinya akan kita bantu untuk mempromosikannya, juga dalam pengemasannya,'' ungkap mantan Plt. Sekretaris DPRD Pekanbaru ini.
Adapun 4 kampung pangan yang menerima bantuan sarana pengolah pangan dari DKP Pekanbaru pada hari ini masing-masing adalah Kampung Pangan Sri Meranti Kecamatan Rumbai, Kampung Pangan Limbungan dan Kampung Pangan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Timur serta Kampung Pangan Wonorejo Kecamatan Sukajadi.
Adapun bantuan yang diberikan diterima langsung oleh pengurus kampung pangan di tiap kelurahan.
Ikut hadir pada momen penyerahan bantuan sarana pengolah pangan ini Camat Rumbai Timur Syamsuddin juga Lurah Limbungan.
Camat Rumbai Timur, Syamsuddin juga mengapresiasi program penyerahan bantuan sarana pengolah pangan untuk kampung pangan di wilayahnya.
Dijelaskan Syamsuddin, program ini sejalan dengan rencana Pemerintah Kecamatan Rumbai Timur untuk mendukung tumbuh kembang UMKM yang dikelola oleh kaum ibu di lima kelurahan yang ada yang rencananya akan dilibatkan dalam pembukaan stand UMKM di sekitar areal Bandar Khayangan atau yang akrab disebut Danau Buatan.
''Kebetulan kami juga sudah ada kesepakatan bersama Pertamina Hulu Rokan untuk program ini. Mereka sudah bersedia membantu untuk sarana gerobak dan permodalan usaha bagi 20 kelompok. Tentunya yang akan mengisi komoditas pangan olahan di sana nantinya adalah ibu-ibu kampung pangan kita ini,'' ungkap Suamsuddin.
Dia pun berharap dengan bantuan yang diterima, kaum ibu bertambah bersemangat dan lebih kreatif lagi ke depannnya. ''Bantuan ini hendaknya bisa menjadi penyemangat dalam meningkatkan kreativitas ibu-ibu untuk mengembangkan usaha pangan olahan ini,'' harap dia.
Pemerintah kecamatan Rumbai Timur, jelas Syamsuddin juga saat ini sudah memanfaatkan pangan olahan yang dikelola para kaum ibu di kampung pangan yang ada untuk digunakan sebagai konsumsi pada setiap acara yang dilaksanakan baik di kecamatan maupun di kelurahan.
''Jadi ini adalah bentuk dukungan penuh kami kepada ibu-ibu kita ini,'' ungkap Syamsuddin.
Sementara kaum ibu kampung pangan juga menyampaikan terima kasihnya kepada Pemko Pekanbaru khususnya melalui Dinas Ketahanan Pangan. ''Kami sangat senang, karena, tak hanya diberikan pelatihan, tapi juga menerima bantuan alat untuk mengolah pangannya. Bantuan yang diberikan ini sangat besar artinya bagi kami. Mudah-mudahan dengan sarana yang dibantu ini bisa juga menjadikan usaha kami tumbuh besar,''ungkap Ketua Kampung Pangan Limbungan.(R04)