PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru, mulai menggelontorkan dana insentif untuk 2.919 orang RT, 715 orang RW dan 70 orang pengurus LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) untuk triwulan pertama (Januari, Februari dan Maret).
Totalnya ada 3.704 orang. Insentif tersebut sebagian sudah bisa diambil di kecamatan masing masing, seperti Kecamatan Senapelan, Sail, Sukajadi, Marpoyan Damai, Pekanbaru Kota dan lainnya.
Untuk RT dialokasikan Rp500 ribu perorang. Sementara RW dan LPM masing-masing Rp 650 ribu perorang.
"Ini hanya insentif, bukan gaji. Semoga perhatian kecil ini bisa berdampak positif bagi kinerja RT, RW dan LPM," ujar Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus MT, Ahad, 1 Mei 2016 malam.
Dikatakan, nominal yang diterima tahun ini naik dari tahun 2015 lalu. Tahun lalu RT hanya Rp350 ribu per triwulan perorang. Kemudian Rp 500 ribu untuk personel RW dan LPM.
Total anggarannya sekitar Rp23,637 miliar selama tahun 2016 ini untuk dibagikan setiap triwulan. Pembagiannya diserahkan di kecamatan masing-masing.
"Insya Allah ke depan pembayaran insentif ini bisa terus lancar," harapnya.
Diakui peran RT, RW dan LPM cukup membantu pemerintah untuk menjangkau masyarakat, karena mereka adalah aparatur terendah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Untuk itu, berbagai data masyarakat, banyak disuporting dari RT dan RW. Dengan begitu informasi yang didapat sangat akurat.
"Yang paling tau masyarakat kurang mampu itu adalah RT dan RW. Makanya kita sangat terbantu dengan eksistensi RT dan RW, termasuk LPM. Titik-titik mana yang mau dibangun, mereka lebih tau," ujarnya. RT dan RW juga sudah ikut membantu mengimplementasikan program pemerintah yang termuat dalam visi misi kota.
"Terima kasih atas pengabdiannya demi pelayanan maksimal kepada masyarakat," ujarnya. (R05)