Edukasi Stunting Lewat Literasi Bagi Anak Usia Dini di Perpustakaan Tenas Effendy

Kamis, 03 Oktober 2024 | 07:25:19 WIB
Kepala Dispusip Pekanbaru Hj. Erna Juita ikut mengedukasi anak.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Angka stunting di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru  masih menjadi perhatian serius dari semua kalangan, baik pemerintah maupun masyarakat.

Untuk menangani permasalahan ini, dibutuhkan sinergi semua pihak.  

Memperkuat pengetahuan dan memperkaya literasi tentang pola hidup sehat, tentang pertumbuhan dan pola asuh anak serta  pola konsumsi  menjadi salah satu langkah yang diharapkan bisa membentuk pemahaman  dari orang tua maupun keluarga  untuk menekan kasus stunting.

Pustakawan memberikan edukasi kepada anak.

Hal tersebut juga yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru  melalui Perpustakaan Tenas Effendy  dalam mengedukasi masyarakat.

Dalam sebuah roadshow bersama Bunda PAUD Provinsi Riau dan Balai Guru Penggerak pada Senin (5/8/2024) lalu, Perpustakaan Tenas Effendy berhasil menarik minat anak-anak dan orang tua untuk lebih dekat dengan buku.

Para siswa semangat mengenal ilmu pengetahuan dengan cari belajar dan bermain menggunakan literasi.

Melalui permainan edukatif dan beragam kegiatan menarik lainnya, diharapkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak, dapat meningkat.

“Literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang memahami informasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan literasi, kita dapat mengenali faktor penyebab stunting dan mengetahui cara mencegahnya,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH., M.Si.

Ketua TP PKK Pekanbaru Aemi Wulandari  yang juga Bunda Paud Kota Pekanbaru saat menyemangati para pustakawan.

''Kita harapkan dengan edukasi literasi ini, semenjak dini anak-anak sudah mulai mengenal tentang apa itu stunting dan upaya-upaya yang harus dilakukan agar tidak sampai terjadi pertumbuhan yang tidak sesuai dengan harapan pada anak,'' kata dia.

Dengan literasi, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Harapannya, dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah stunting pada anak-anak mereka.

“Upaya konkret yang dilakukan Perpustakaan Tenas Effendy meliputi penyediaan bahan bacaan berkualitas tentang stunting dan gizi,” jelasnya.(adv)

Terkini