32,71 Persen Jalan Provinsi Rusak Berat, 380 Kilometer Masih Jalan Tanah

Sabtu, 05 Oktober 2024 | 10:38:45 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Penjabat (Pj.) Gubernur Riau Rahman Hadi mengekspose kondisi ruas jalan di Provinsi Riau terkini.

Kondisi terbaru, dari total sepanjang 2.693,87 kiloemter ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, sepanjang 1,795,19 kilometer (66,64 persen) dalam kondisi mantap atau baik. Sedangkan sisanya, sepanjang 898,69 kilometer atau 33,36 persen dalam kondisi tidak mantap.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh kepala daerah kabupaten dan Kota se Provinsi Riau pada Kamis (3/10/2024) lalu.

Dijelaskan Rahman Hadi, dari kondisi tersebut, detailnya tercatat  ada sebanyak 55,18 persen dalam kondisi baik, kemudian 11,46 persen dalam kondisi sedang, 0,65 persen dalam kondisi rusak ringan serta sebanyak 32,71 persen dalam kondisi rusak berat.

Rahman juga menjelaskan, fasilitas pembangunan ruas jalan yang telah dilaksanakan, yakni sepanjang 1.370,66 kilometer (50,88 persen) adalah ruas jalan beraspal, kemudian sepanjang 524,86 kilometer (19,46 persen) dengan failitas rigid.

Selain itu, ada sepanjang 417,43 kilometer (15,50 persen) masih dalam kondisi jalan berkerikil (URPIL) serta sepanjang 380,93 kilometer  (14,14 persen masih dalam kondisi jalan tanah.

Berkaitan dengan kondisi ini, Pj. GUbernur Riau Rahman Hadi berharap seluruh daerah untuk saling bersinergi dalam upaya mendukung percepatan kondisi kerusakan jalan dan infrastruktur yang dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran aktivitas publik baik sebagai sarana transportasi antar daerah maupun mendukung kelancaran produksi di daerah-daerah di Riau yang umumnya dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan perkebunan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala daerah juga menyampaikan beberapa ruas jalan yang kondisinya masih rusak dan memerlukan segera percepatan untuk intervensi dan perbaikan meningat menjadi sarana utama untuk aktivitas publik.

Salah satunya disampaikan oleh Pemkab Indragiri Hulu terkait beberapa kerusakan jalan Provinsi yang disebabkan terjadinya aberasi di sepanjang daerah aliran sungai Indragiri.

Ikut hadir dapam rapat koordinasi  tersebut Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau   Arif Setiawan. Arief pada kesempatan tersebut juga menjelaskan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024 terhadap ruas jalan yang rusak parah dan beberapa di antaranya juga sudah diusulkan untuk dilakukan perbaikan melalui perubahan APBD 2024.(R04)

 

Terkini