PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Peristiwa kebakaran hebat yang melanda plaza sukaramai, Jalan Sudirman, Desember 2015 silam, membuat kondisi jalan Sudirman kini menyempit. Akibatnya kemacetan di jalan protokol tersebut, setiap hari terjadi.
Bahkan disamping bangunan Ramayana Sudirman, Jalan HOS Cokroaminoto sebagian dijadikan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang. Tak heran, jalan yang semula lebar, menjadi sempit.
Lebih herannya, parkir di bahu jalan Sudirman (depan Ramayana) Sudirman, membuat Juru Parkir (Jukir) liar memanfaatkan momen tersebut dengan memungut uang parkir.
Informasinya, saat ini tim konsultan konstruksi bangunan gedung pasar Sukaramai, masih bekerja. Belum ada informasi pasti, apakah bangunan tersebut akan dibuat baru atau di renovasi.
“Katanya menunggu hasil dari konsultan mengenai kontruksi bangunan itu, baru setelah itu ditindaklanjuti,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Desi Susanti, saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Mei 2016.
Lalu, apakah bangunan itu bisa direnovasi atau dibangun baru. Dia menyebut bahwa laporan itu masih menunggu kajian dari tim konsultan yang masih bekerja.
“Peneliti (bangunan Plaza Sukaramai) itu kalau tidak salah pak sugeng. Masih menunggu laporan dari tim konsultan,” ujarnya.
Meski tim konsultan saat ini masih bekerja, pihaknya minta kepada Pemko untuk bisa mendesak kinerja dari Konsultan agar bangunan tersebut mendapat kejelasan sehingga pedagang bisa kembali berjualan.
"Sudah lama sekali hasilnya belum juga ada, sehingga kondisi nya menjadi seperti sekarang (semrawut) harus segera ditindaklanjuti. Apalagi bulan ramadan sudah semakin dekat. ini harus diantisipasi agar kondisinya tidak semakin parah,” tuturnya.
Melihat kondisi saat ini sudah sangat macet, dia khawatir kondisi semakin diperparah ketika masuk bulan ramadan. “Dishub, Dinas Pasar dan pengelola dapat mengatasi kemacetan ini, Ramadhan semakin dekat,” pungkasnya. (R04)