Sudah Sebulan Sampah di Pasar Cik Puan Tak Diangkut

Kamis, 13 Maret 2025 | 05:58:16 WIB
Tumpukan sampah di eks bangunan Pasar Cik Puan yang sudah menumpuk, Rabu (12/3/2025). Sumber Foto: riausky.com

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyempatkan diri melakukan pengecekan terhadap rangka bangunan Pasar Cik Puan disela pengecekan ketersediaan dan harga komoditas pangan di pasar tradisional milik Pemko Pekanbaru itu, Rabu (12/3/2025).

Agung dibuat terkejut dengan pemandangan tumpukan sampah yang sudah mulai menumpuk dan menimbulkan bau tidak enak di wilayah pasar tersebut.

Terkait itu, Agung tampak kecewa, dan dia pun memastikan kalau sampah-sampah tersebut akan langsung diangkut pada malam hari ini juga.

''Hari ini juga, dan besok harus sudah tidak ada lagi sampah di sini,'' ungkap Agung.

Dia menjelaskan, bahwa dia mendapat laporan dari pedagang bahwa sampah tersebut sudah satu bulan lebih tidak diangkut.

Dia menjelaskan, di samping bangunan yang sudah mangkrak belasan tahun tersebut, memang ada tempat penampungan sampah sementara (TPS). Hanya saja, sampah-sampah tersebut memang sudah lama diangkat.

''Ini saya sudah minta kepada Kepala Dinas untuk dilakukan pengangkutan, malam ini juga harus sudah bersih, nanti malam saya cek lagi, harus sudah dibersihkan,'' kata dia.

Agung pada kesempatan itu juga menjelaskan, kalau dia memiliki atensi untuk permasalahan pembangunan Pasar Cik Puan ini.

Karena itulah, dia menyebutkan, pasca kunjungan ini, dia akan merapatkan kembali bersama dinas dan DPRD untuk mengambil langkah-langkah yang bisa dilakukan.

Dia juga ingin memastikan, apakah kerangka bangunan tersebut masih bisa untuk digunakan atau sudah tidak layak pakai lagi.

Dengan demikian, diharapkan ada kepastian terhadap bangunan tersebut.

Agung menjelaskan, kalau dia mempunyai keinginan supaya Pasar Cik Puan ini bisa segera dibaguskan. Apalagi keberadaannya tepat di tengah kota.

Sebagaimana diketahui, pasca kebakaran belasan tahun lalu, Pasar Cik Puan oleh Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau sempat akan dilakukan pembangunan ulang.

Proses pembangunannya berlangsung hingga tegak rangka, namun untuk penyelesaiannya, selama bertahun-tahun tak kunjung  terselesaikan.

Salah satu alasannya pada saat itu adalah, terkait dengan status kepemilikan lahan Pasar Cik Puan yang masih merupakan aset milik Pemprov Riau.

Setelah permasalahan status lahan pasar yang juga terletak bersebelahan dengan Terminal Mayang Terurai didudukkan, pembangunan kembali terkendala dengan keterbatasan anggaran pemerintah Kota Pekanbaru.

Beberapa waktu lalu, sempat tersiar kabar kalau pembanguna ulang Pasar Cik Puan akan diusulkan melalui APBN  yang diusulkan melalaui anggaran rehabilitasi pasar tradisional melalui Kementerian Perdagangan RI.(R04)

 

Terkini