PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pekanbaru bersama SKPD terkait dalam hal ini DKP serta pihak rekanan menggelar evaluasi Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, pada Senin, 16 Mei 2016.
TPA yang saat ini sudah overload akan tetap difungsikan. Lokasi pembangunan TPA yang baru ini masih di Muara Fajar, Rumbai. Demikian dikatakan Dedi Gusriadi selaku Asisten II.
"Lahan TPA baru ini tak jauh dari TPA lama dengan luas 5 Hektare. Januari lalu sudah mulai dikerjakan," ungkap Dedi.
Ditambahkannya, Lahan 5 Hekatare tersebut sebelumnya sudah selesai dibebaskan tahun lalu. Sementara untuk pembangunan TPA sendiri dibantu APBN sebanyak Rp 37 Miliar.
"Anggaran ini masih kurang, hasil masterplan dan DED dari pihak kontraktor adalah Rp 47 miliar, sementara yang disetujui oleh APBN hanya Rp 37 miliar," kata Dedi.
Tapi menurut Dedi hal ini tak masalah untuk pembangunan TPA tersebut. Hal ini karena kekurangan anggaran tersebut hanya untuk pembangunan sarana penunjang tidak pokok.
"Sarana penunjang tersebut adalah tempat cuci mobil, gudang, garase mobil, pos jaga dan Mushalla. Kurang lebih kisaran anggaran pembangunan sara penunjang sekitar Rp 800 juta," paparnya.
Pemko sendiri rencannya akan mengusulkan kekurangan anggaran tersebut pada APBD P 2016. "Jika disetujui Oktober 2016 ini TPA baru sudah bisa difungsikan dan awal tahun 2017 sudah bisa diresmikan oleh mentri," tutupnya. (R05)