Melirik Kolaborasi Apik Pemkab Pelalawan, RAPP dan Para Mitra Bina di Helat Pelalawan 2025

Senin, 13 Oktober 2025 | 16:31:40 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Helat Pelalawan 2025 baru saja berakhir. Masih terasa bagaimana kemeriahannya, keceriaan masyarakat yang datang dan tentunya juga semangat dari para pelaku usaha, UMKM  yang hadir di acara yang berlangsung  8–12 Oktober 2025 tersebut.

Masih terkenang pula bagaimana Silet Open Up dan Diva Aurel memecah keramaian di malam puncak Helat Pelalawan dengan menghadirkan lagu viral sejagat yang mereka bawakan, ''Tabola Bale'', semuanya ikut bergoyang, sembari menyanyikan lagi bergenre pop daerah ini.

Semuanya gembira, semuanya bahagia.

Tentunya buka cuma kehadiran dari musisi 'Minang Timur' itu saja yang membuat suasana berbeda dari pelaksanaan Helat Pelalawan tahun 2025 ini.

Keikutsertaan dari puluhan pelaku usaha masyarakat yang merupakan mitra binaan dari PT Riau Andalan pulp and Paper (RAPP) menjadi magnet dan daya tarik tersendiri dalam iven untuk masyarakat Pelalawan ini.

Mulai dari aneka brand kulineran lokal yang sedang naik daun, batik, aneka kerajinan tangan, produk agribisnis  yang kini telah berkembang menjadi pusat perhatian baru di tengah gelaran yang dilaksanakan di depan Taman Kreatif Pelalawan di Kota Pangkalan Kerinci.

Dengan penuh semangat, kebanggaan sembari menantikan para pengunjung datang melihat dan berbelanja, kehadiran gerbong usaha masyarakat  kabupaten Pelalawan itu seolah menjadi gambaran kalau saat ini, Kabupaten yang kini telah berusia 26 tahun ini sedang tumbuh dan berkembang.

Bupati Pelalawan, H Zukri yang ikut mengunjungi stand-stand pameran yang ada di Helat Pelalawan bersama Gubernur Riau Abdul Wahid pun tak bisa menampik rasa bangga dan bahagianya melihat keberadaan para pelaku usaha yang tampak berjejer pada stand-stand yang disediakan oleh PT RAPP.

Kehadiran para pelaku usaha yang merupakan mitra binaan yang telah dibangun selama berpuluh tahun tersebut seolah kini menjadi gambaran dari kemajuan dunia usaha dan membentuk gerbong ekonomi baru di kabupaten Pelalawan.

Bupati Pelalawan, H Zukri saat membuka Helat Pelalawan 2025 tak lepas mengungkapkan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Helat Pelalawan tahun ini.

“Selamat datang di Helat Pelalawan ke-26 tahun 2025. Mari kita terus bersinergi membangun Kabupaten Pelalawan yang kita cintai. Saya mengapresiasi seluruh peserta, pelaku usaha, dan anak-anak sekolah yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan. Sejak pagi, saya melihat antusiasme luar biasa masyarakat,'' ungkap Zukri.

Zukri tema Helat Pelalawan ke-26 “Bersinergi Menuju Pelalawan Menawan” mencerminkan semangat kolaborasi, gotong royong, dan kebersamaan.

Helat ini tidak saja ditaja oleh pemerintah, namun merupakan kolaborasi dari semua pihak, swasta dan masyarakat.

“Tak ada yang bisa kita capai sendiri, namun banyak hal besar yang dapat kita wujudkan bila dilakukan bersama. Helat ini juga merupakan bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Pelalawan sekaligus komitmen pemerintah untuk terus menggerakkan ekonomi dan membahagiakan masyarakat.” tambahnya.

RAPP dan Mitra Bina

Bagi Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), program kemitraan sendiri merupakan proses panjang yang telah dibangun semenjak berpuluh tahun lalu, lewat program Community Development.

Di hampir seluruh daerah, dimana perusahaan mengelola konsesi, selalu ada mitra bina yang diambil dari masyarakat setempat, sebagai bentuk komitmen dalam mengedepankan semangat maju, tumbuh bersama.

Dan di Kabupaten Pelalawan, tempat di mana RAPP bertumbuh, kemitraan yang dibangun pun jumlahnya mungkin sudah tak terhitung.

Namun, geliat mereka perlahan tapi pasti mampu muncul menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru yang juga menjadi ikon dari kemajuan daerahnya.

Sebut saja, Batik Yus Pelalawan, Tenun Pulau Payung, Suza Craft, Azzam Cake, Raisya, Ifacha dan banyak lainnya.

Tentunya mereka yang tampil itu baru sebagian kecil dari kreativitas yang hadir dan muncul bersamaan dengan kemitraan yang dibangun bersama PT RAPP.

Kehadiran mereka dalam Helat Palalwan 2025 ini sekaligus menunjukkan juga bahwa kolaborasi yang dibangun antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, mampu memberikan kontribusi yang besar dalam mendukung kemajuan daerah.

Head of Community Development PT RAPP, Ferdinand Leohansen Simatupang, menjelaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

“Kami memastikan setiap program CD berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Fokus kami adalah membantu mereka agar dapat tumbuh mandiri dan berkelanjutan bersama industri,” ujarnya.

Melalui berbagai program pelatihan, pendampingan UMKM, pengembangan agribisnis, serta pendidikan dan kesehatan masyarakat, RAPP terus mendorong terciptanya masyarakat yang berdaya saing.

Pendekatan partisipatif yang diterapkan memungkinkan masyarakat menjadi mitra aktif dalam pelaksanaan program, bukan sekadar penerima manfaat.

Yessi Heriyani, mengungkapkan bahwa dukungan dari RAPP membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal. Ia merupakan perajin rajutan asal Pelalawan yang memproduksi tas, pouch, dan lanyard rajut bernuansa Melayu, memadukan songket khas Melayu dengan bahan inovatif seperti denim dan kanvas.

“Dulu kami hanya memproduksi dalam skala kecil, tapi setelah mengikuti pelatihan dan mendapat pendampingan, usaha kami lebih berkembang. Kesempatan ikut bazar di Helat Pelalawan ini juga membantu kami memperluas jaringan dan pasar,” tuturnya.

Komitmen RAPP terhadap keberlanjutan diwujudkan melalui inisiatif APRIL2030, visi jangka panjang APRIL Group untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan ramah lingkungan. Melalui pilar Inclusive Progress, perusahaan secara aktif berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan dasar di wilayah operasionalnya.

Kehadiran RAPP di Helat Pelalawan 2025 menjadi bukti nyata peran industri dalam mendukung pembangunan daerah. Bagi RAPP, kegiatan ini bukan sekadar ajang partisipasi, melainkan wujud komitmen bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan kemajuan masyarakat dan pelestarian lingkungan, sejalan dengan visi besar APRIL2030 menuju masa depan yang berkelanjutan.(*)

 

 

 

Terkini