Sempat Dikira Hilang, Ternyata Besi Penutup Drainase RCH Arifin Ahmad Diamankan Pegawai Dinas PUPR Riau

Kamis, 08 Januari 2026 | 07:30:22 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Hilangnya sejumlah besi penutup drainase di sepanjang jalur pedestrian depan Gedung Riau Creative Hub (RCH), Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, akhirnya menemui titik terang. Hilangnya fasilitas publik ini sempat memicu kekhawatiran masyarakat karena menyisakan lubang drainase yang terbuka dan membahayakan keselamatan pejalan kaki di kawasan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Thomas Larfo Dimeira, memberikan klarifikasi. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar material besi tersebut sebenarnya tidak hilang dicuri secara keseluruhan, melainkan sengaja diamankan oleh petugas ke dalam gedung RCH.

Keputusan pengamanan ini diambil berdasarkan fakta di lapangan bahwa sebelum gedung diresmikan, dua titik besi penutup drainase telah raib digondol pencuri.

"Saat masa pemeliharaan gedung, tutup drainase itu sempat dicuri di dua titik. Agar kehilangan tidak kembali terulang dan semakin banyak, teman-teman di lapangan memutuskan untuk membukanya sementara," jelas Thomas, Rabu (7/1/2026).

Langkah preventif tersebut dilakukan untuk menyelamatkan aset negara dari oknum tidak bertanggung jawab yang menyasar material logam di area pedestrian. Thomas memastikan bahwa seluruh material penutup yang sebelumnya dilepas kini tersimpan dengan aman di dalam area gedung dan dalam kondisi siap pakai.

Pihak Dinas PUPR-PKPP Riau pun berjanji akan segera memasang kembali besi-besi tersebut agar fungsi pedestrian kembali normal dan aman bagi warga. "Dalam waktu dekat akan segera kita pasang kembali, karena memang materialnya sudah ada dan tersedia di lokasi," tambah Thomas meyakinkan.

Meski demikian, pemasangan kali ini tidak akan dilakukan sembarangan. Dinas PUPR-PKPP saat ini tengah menyusun mekanisme teknis agar kejadian serupa tidak terulang. Fokus utama mereka adalah menciptakan sistem pengamanan yang membuat besi tersebut tidak mudah dibongkar atau dijarah oleh oknum pencuri spesialis fasilitas umum.

Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah memperkuat dudukan besi secara permanen namun tetap bisa diakses untuk perawatan rutin.

"Sedang kita atur skema pemasangannya, apakah nanti akan dipasang permanen, di-las, atau bagaimana caranya agar tidak dapat dijarah lagi. Jika memang perlu dibuka untuk pembersihan, baru akan kita buka," ungkapnya.

Sebelumnya, kondisi pedestrian di depan bangunan milik Pemprov Riau ini sempat menuai kritik pedas dari warga sekitar, termasuk Sandi, salah seorang pejalan kaki. Ia mempertanyakan pengawasan aparat mengingat lokasi kehilangan berada tepat di depan kantor pemerintah. Dengan adanya rencana pemasangan kembali ini, diharapkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di area RCH dapat segera pulih.(mc)

Terkini