PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Tim Penggerak PKK Kota Pekanbaru melakukan koordinasi dan sinergi bersama sejumlah dinas terkait, Senin (20/1/2025).
Salah satu dinas yang dikunjungi dalam rangka koordinasi dan sinergi ini adalah Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru.
Di sini, Tim Pokja 3 TP PKK Pekanbaru diterima Kepala Dinas Dedy Sambudi, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna, Kabid Keamanan dan Konsumsi Yarnengsih Alam juga Plt. Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Dedek Sulaiman.
''Ada sejumlah program yang menjadi bagian dari peran kami yang ingin disinergikan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di tiap-tiap dinas terkait. Salah satunya adalah di Dinas Ketahanan Pangan ini,''ungkap Elvira Rosya koordinator tim dan Ibu Melly, disela pertemuan.
Dia mencontohkan salah satunya terkait dengan program penanggulangan stunting, di mana Pemerintah Kota Pekanbaru ke depan mulai mengedepankan pola kolaborasi.
''Peran pemerintah saja tidak cukup. Karena itulah, perlu dukungan seluruh masyarakat. Dan salah satu yang mulai dikedepankan adalah kolaborasi bersama masyarakat dan swasta. Baru-baru ini ada pola kolaborasi menggunakan program Corporate Social Responsibility,''ungkap Melly.
''Kami juga berharap bisa bersinergi dengan dinas-dinas terkait bagaimana permasalahan stunting ini bisa terselesaikan. Total dari survei menyeluruh yang dilakukan, di Pekanbaru ada tak kurang dari 1.147 anak terdampak stunting. Kita sinergi bersama Dinas Kesehatan, Kependudukan, juga DKP ini,'' ungkap Melly.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala DKP didampingi Kabid Konsumsi dan Keamanan pangan Yarnengsih Alam mengungkapkan DKP memiliki program penanggulangan lewat program Bantuan untuk keluarga terdampak stunting.
Selain itu juga ada program bantuan penguatan ketahanan pangan melalui penyerahan bantuan sarana pangan yang diperuntukkan untuk masyarakat dan keluarga terdampak rawan pangan.
Selain membahas perihal stunting, tim TP PKK juga mengajak DKP bersama mengembangkan program siCantig (Lokasi Cadangan Pangan Terintegrasi) di 15 kecamatan.
''Sesuai dengan arahan Ketuas TP PKK, kami mengajak sinergi DKP. Kalau bisa kita mulai mengerjakan untuk membuat siCantig ini di kecamatan kecamatan,''ungkap Elvira.
Selain itu, dia juga mengusulkan adanya pelatihan untuk peningkatan kemampuan anggota PKK sebagai petani perkotaan untuk bidudaya jenis tanaman pangan.
Kepala DKP Pekanbaru menyambut baik usulan tersebut dan siap bersinergi bersama Pemerintah kecamatan.
Untuk mendukung itu, Dedy juga menjelaskan kesiapannnya untuk mendukung penyegiaan bibit.
''Kita siap mendukung untuk penyediaan bibit,'' ungkap Dedy.
DKP, lanjut Dedy, juga membuka diri dengan menyediakan lahan untuk digunakan oleh TP PKK untuk penanaman jenis tanaman tertentu di siCantig di Kelurahan Agrowisata, Rumbai Barat.
Saat itu juga mncul ide untuk memanfaatkan lahan pekarangan kantor untuk digunakan untuk budidaya tanaman pangan yang ditujukan untuk pemanfaatan lahan kosong.
Sinergi juga siap dilakukan dalam mendukung kampanye D2SA, stop boros pangan dan zero waste.
''Untuk B2SA Goes to School selama ini DKP menggandeng Ketua TP PKK untuk memberikan bimbingan pola konsumsi makanan masyarakat melalui Pendidikan Usia Dini, murid sekolah dasar dan SMP. Dan ke depan kita akan terus lanjutkan,''imbuh Yarnengsih Alam.
Beberapa kesimpulan berhasil dicapai dalam pertemuan ini. Dan diharapkan akan dapat disinergikan dalam mendukung penguatan peran TP PKK dan DKP Pekanbaru untuk mendukung penguatan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.(*)