PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat peran penyuluh agama pada pembinaan keagamaan warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Pekanbaru, Senin (02/03/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran, Plt. Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Pekanbaru, H. Zamri, Penyelenggara Kristen Permina Manalu, serta para penyuluh agama di lingkungan Kemenag Kota Pekanbaru.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menyebut, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperluas layanan keagamaan kepada masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
Menurutnya, kerja sama ini juga sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, yakni memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sehingga kehadiran Kemenag benar-benar dirasakan manfaatnya atau yang dikenal dengan istilah “Kemenag Berdampak”.
“Kami berharap para penyuluh agama dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik, serta menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual dan moral warga binaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kemenag Kota Pekanbaru atas sinergi yang terjalin dalam memberikan pelayanan keagamaan di lingkungan lapas.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru mencapai sekitar 2.000 orang. Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, pihaknya sangat berharap dukungan Kemenag dalam memberikan penyuluhan dan pembinaan agama secara berkelanjutan.
“Dengan jumlah warga binaan yang mencapai 2.000 orang, kami berharap peran penyuluh agama dapat semakin optimal dalam membina dan membimbing mereka. Semoga kerja sama ini berjalan lancar dan seluruh ikhtiar kita di ridhoi Allah SWT,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh kedua belah pihak dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan.(^)