PARAPAT (RIAUSKY.COM) - Lokasi wisata Danau Toba dan Pulau Samosir di Sumatera Utara Disesaki ribuan pengunjung dalam dua hari terakhir, Ahad-Senin (22-23 Maret 2026).
Ribuan kendaraan baik roda dua maupun roda empat terpantau memenuhi ruas jalan lintas dari dan menuju kawasan wisata tersebut.
sebagian dari pengunjung memng datang untuk menyusuri wisata alam dan adat di wilayah di tepian danau Toba. Namun banyak juga dari pengunjung yang memang. Menargetkan bisa menyeberang ke Pulau Samosir.
Dari pantauan pada Senin siang sampai malam hari ini, kondisi keramaian di sekitar lokasi wisata danau Toba sangat padat. bahkan, antren kendaraan roda empat berlangsung semenjak pagi hingga malam hari ini.
Meskipun personel kepolisian disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas, namun kemacetan bahkan
Tidak bisa dihindari.
Mulai dari perbatasan Simalungun menuju pematang Siantar, kondisi kemacetan sudah mulai terasa. bahkan panjangnya mencapai belasan kilometer. Ratusan personel polisi dari Polres Simalungun tampak siaga di sepanjang ruas jalan yang menghubungkan area wisata di sekitar danau Toba.
Untuk memecah kemacetan, tampak aparat kepolisian melakukan pengalihan arus lalulintas beberapa titik. namun sepertinya memang. Kepadatan jumlah kendaraan yang melintas melebihi kapasitas jalan.
Menjelang memasuki kawasan danau Toba, bahkan kemacetan parah terjadi. Riausky.com sendiri setidaknya terjebak lebih dari 3 jam menjelang memasuki gerbang masuk danau Toba. Padahal, kepolisian sudah memberlakukan rute satu arah.
Hingga lama ini, kondisi kemacetan walau sudah mulai terurai, namun kepadatan lalu lintas kendaraan masih sangat tinggi.
Bagi warga yang hendak menyeberang ke Samosir melalui pelabuhan penyeberangan Ajibata hingga malam ini juga terpantau padat merayap.
''rencananya memang mau menyeberang bang, tapi tak tahu apakah masih bisa malam ini, karena ini saja kita masih terjebak di antrean jalan masuk menuju kawasan danau Toba,'' ungkap Suparman salah seorang pengunjung yang ditemui.
sementara itu, Neni, salah seorang pedagang nasi di seputaran kawasan Danau Toba mengaku kalau situasi ini sudah berlangsung selama dua hari.
''kemarin juga seperti ini Bang, baru mulai terurai sekitar pukul 24.30 wib atau tengah malam'' kata dia.
Untuk hari ini, diakui dia kondisi ya semakin padat. ''Semenjak Pagi tadi sudah ramai kayak begini. Makin malam makin ramai,'' ungkap dia.(R02)