PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Perum Bulog Riau Kepri mengingatkan para pedagang yang menjadi mitranya untuk tetap konsisten menjual Minyak goreng Minyakita sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700.
Pedagang juga diminta untuk menjual minyak goreng langsung kepada pengguna, yakni masyarakat, bukan dengan dijual kembali dalam jumlah besar.
Imbauan tersebut disampaikan Wakil pemimpin Perum Buylog Riau Kepri, Ria Sartika saat ditemui selepas Rapat High Level Meeting (HLM) Pemerintah Kota Pekanbaru bersama jajaran Forkopimda yang juga dihadiri Perum Bulog juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan instansi vertikal lainnya.
Ria menegaskan, untuk Minyakita, tidak ada perubahan untuk harga penjualan. Artinya, pedagang hanya boleh menjual sesuai dengan HET, yakni Rp15.700 per liter.
''Tetap Rp15.700, jadi kita tidak memperkenankan untuk dijual di atas itu. Dan langsung dari pedagang kepada masyarakat pengguna, jadi tidak untuk dipergunakan untuk dijual lagi,''ungkap dia.
Ria menegaskan, bahwa Perum Bulog tetap berkomitmen memastikan harga Minyakita stabil dan stoknya mencukupi di pasar.
''Kita tetap mensuplai kepasar-pasar. Seperti yang dilihat saat kunjungan Direktur Bapanas beberapa waktu lalu. Dan kita tetap komit memastikan Minyakita ada,''ungkap Ria.
Dia juga mengingatkan para mitra pedagang di pasar-pasar untuk tetap mematuhi kesepakatan yang telah dibuat. ''Kita punya ketentuan, kalau menjual di atas HET, kita akan peringatkan. Bila tiga kali kedapatan, kita akan stop pasokan kepada mereka yang melanggar,'' tegas dia.(R04)
Listrik Indonesia

