Soal Penanganan Sampah, Ini Curhat Wali Kota Soal Lambatnya Penanganan Komplain Warga

Senin, 20 Juni 2016 | 17:44:28 WIB
Firdaus

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Masih adanya tumpukan sampah yang belum terangkut maksimal oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru pasca diputuskannya kontrak kerjasama dengan pihak ketiga PT Multi Inti Guna (MIG), Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT kembali mengeluarkan statmen tegas.

Orang nomor satu di Pekanbaru ini pun mengatakan kalau dia sudah mengingatkan dinas untuk segera membersihkan setiap titik sampah yang ada di wajah kota Pekanbaru.

Firdaus saat dikonfirmasi mengatakan sebagai Kepala Daerah, arahannya selalu disampaikan kepada seluruh bawahannya sudah jelas. Bahkan, dengan banyaknya sampah yang ada di Pekanbaru, Ia sudah berulang kali meminta kepada Dinas terkait untuk segera turun membersihkan sampah yang ada di penjuru kecamatan.

"Dalam waktu satu dan dua hari, sampah di Pekanbaru ini harus bersih. Kalau tidak juga bersih, saya akan berikan punishment kepada Kepala Dinasnya," ungkapnya, Senin 20 Juni 2016.

Wako meminta kepada Kepala Dinas di Pekanbaru untuk tidak manja dan selalu menunggu instruksi dari pimpinan. Jika adanya keluhan dari masyarakat, Kepala Dinas harus cepat tanggap dan lakukan pekerjaan tanpa adanya perintah dari atasan.

"Kalau ada keluhan dari warga, cepat turun ke lapangan. Selesaikan masalah cepat. Jangan dibiarkan berlarut-larut," ujarnya.

Bahkan, Firdaus juga menyindir bagi Kepala Dinas yang dinilai tidak sanggup mengemban jabatan dan menjalankan tugas menjadi seorang pelayanan masyarakat diminta untuk mengundurkan diri. "Kalau tidak sanggup, ya bagus mundur saja. Jangan bilang mampu, tapi tindakan nyata tidak ada," tegas Firdaus.

Sebelumnya, dampak dari banyaknya tumpukan sampah di Pekanbaru, untuk yang kedua kalinya Pekanbaru terancam tidak mendapatkan penghargaan piala adipura. Bahkan, saat ditanyakan peluang Pekanbaru mendapatkan penghargaan adipura, Firdaus tampak tidak bersemangat.

"Adipura ini urusan kementrian lingkungan hidup. Kalau soal peluang menerima penghargaan adipura itu tanyakan langsung saja ke Kementrian, jangan tanyakan ke saya," tutupnya.

Sementara itu, baru saja, terkait permasalahann sampah, Wali Kota Pekanbaru mencopot Edwin Supradana dari jabatannya sebagai kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Tak hanya Edwin, empat kepala bidang di dinas tersebut juga ikut dipindah dari jabatannya. (R05)

Terkini