Bulog Sudah Serap 1.600 Ton Beras dari Petani Lokal di Riau

Senin, 06 April 2026 | 13:19:56 WIB
Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto dan Pemipin Wilayah Perum Bulog Riau Kepri Dani Satrio saat memberi keterangan pada media di Pekanbaru, Senin (6/4/2026) pagi tadi.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Perum Bulog Riau Kepri terus menyerap produksi padi dari petani lokal di Provinsi Riau.

Saat ini, setidaknya, dari target penugasan sebanyak 2.399 ton, Bulog sudah menyerap sebanyak 1.600 ton beras, atau berkisar 66 persen.

Itu diungkapkan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau Kepri, Dani Satrio ditemui selepas Melepas Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah dalam bentuk beras dan minyak goreng di Gudang Bulog Jadirejo Pekanbaru, Senin (6/4/2026).

Dikatakan Dani, Bulog sampai hari ini masih terus membuka kases untuk menampung serapan pagi dari petani yang ada di daerah sentra.

''Ya, kita ambil dari Kuala Kampar, Siak, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu juga Kampar. Rata-rata daerah penghasil, semuanya kita tampung,''ungkap Dani.

Memang, beras-beras tersebut tidak semuanya berasal dari satu varietas. Tapi, semuanya diampung oleh Perum Bulog.

''Varietasnya kan macam-macam juga, ada yang  legowo, Pari, IR42, semuanya kita serap. Karena memang kualitasnya bagus,'' papar dia lagi.

''Kita punya target 2.399 ton, sekarang sudah tercapai sekitar 1.600 ton, atau sudah sekitar 66 persen,'' kata dia.

Dengan massifnya aktivitas petanian padi saat ini, Dani berharap bisa memenuhi kuota kebutuhan beras lokal di wilayah Riau. ''Kita optimis terkejar, dan kita akan terus berlari untuk mengejar,'' kata dia.

Secara teknis, untuk mendapatkan pasokan beras lokal dari daerah-daerah sentra di Riau sejauh ini, dikatakan Dani, tidak ada kendala berarti yang dihadapi. Apalagi, untuk beras ini, Bulog juga dibantu oleh TNI.

''Sejauh ini semuanya berjalan lancar dan aman. Kalau pun ada kendala, lebih karena faktor cuaca. Kalau terjadi hujan, karena  basah tentu menghambat panen. Tapi itu biasalah, tidak ada permasalahan,'' ungkap dia.

Sejauh ini, Dani juga menjelaskan, Siak  (Bungaraya) dan Pelalawan (Kuala Kampar)  menjadi daerah produsen paling besar untuk serapan beras oleh Bulog di wilayah Riau.(R04)

 

 

 

Terkini