Pajak Bahan Bakar Jadi Penopang Utama, PBBKB Riau Melonjak di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 11:00:52 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Kinerja pendapatan daerah Provinsi Riau pada awal tahun 2026 menunjukkan sinyal positif. Salah satu penopang utamanya datang dari sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang mencatat lonjakan signifikan.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau hingga 31 Maret 2026, realisasi PBBKB mencapai Rp349,4 miliar atau 24,03 persen dari target. 

Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya sebesar Rp275,08 miliar atau 20,77 persen.

Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, menyebut sektor ini menjadi penyumbang kenaikan terbesar dalam penerimaan pajak daerah.

“Peningkatan realisasi pajak daerah tertinggi berasal dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Secara umum, total realisasi pajak daerah Riau hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp733,74 miliar atau 18,37 persen dari target APBD sebesar Rp3,99 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp658,71 miliar atau 17,68 persen.

Ninno menilai, capaian ini menjadi sinyal positif di tengah dinamika ekonomi masyarakat yang terus bergerak.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk taat membayar pajak tepat waktu. Pajak yang dibayarkan menjadi fondasi utama pembangunan daerah,” katanya. 

Terkini