DUMAI (RIAUSKY.COM) - Suasana khidmat menyelimuti Ruang Rapat Paripurna Sekretariat DPRD Kota Dumai saat jajaran legislatif dan eksekutif berkumpul untuk merayakan tonggak sejarah 27 tahun berdirinya Kota Dumai.
Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (27/04/2026) ini, menjadi momentum krusial untuk merefleksikan transformasi Dumai dari kota administratif menjadi motor penggerak ekonomi utama di Provinsi Riau.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, didampingi Ketua TP PKK Hj. Leni Ramaini, serta Asisten III Setdaprov Riau, M. Job Kurniawan, yang hadir mewakili Gubernur Riau.
Turut hadir sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Riau, Danlanal Dumai beserta Unsur Forkopimda Kota Dumai didampingi istri, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai pada masanya beserta istri, Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal didampingi Ketua DWP Kota Dumai Tengku Heroza, serta perwakilan pejabat legislatif maupun eksekutif dari 12 Kabupaten Kota se-Provinsi Riau.
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Bahari dan Johanes Marcus Parluhutan Tetelepta. Hadir juga seluruh anggota DPRD Kota Dumai beserta istri.
Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, saat membuka sidang, mengingatkan kembali memori kolektif masyarakat akan lahirnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1999 yang menjadi dasar terbentuknya Dumai.
"Peringatan ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pejuang sejarah yang telah mewujudkan Dumai sebagai daerah otonom. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian adalah simbol kebersamaan kita dalam membangun daerah," ujar Agus Miswandi di hadapan forum.
Dalam pidatonya yang penuh semangat, Wali Kota H. Paisal menegaskan bahwa tema "SDM Unggul, Infrastruktur Berkelanjutan" merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menjamin keberlanjutan pembangunan.
Ia menekankan bahwa di tengah keterbatasan fiskal dan dinamika global, persatuan adalah modal utama.
"Kemajuan tidak bisa diraih dalam kesendirian. Kita harus melampaui sekat perbedaan suku, agama, dan golongan untuk bergerak serentak. Sinergi antara Pemerintah, DPRD, TNI/Polri, dan pihak swasta adalah napas kehidupan bagi pembangunan Dumai," tegas Wali Kota.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan "tinta emas" dalam sejarah pembangunan Dumai.
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Provinsi Riau. Melalui Asisten III, M. Job Kurniawan, Gubernur Riau menyebut Dumai sebagai "Gerbang Ekonomi Internasional" yang sangat vital bagi Riau.
Indikator makro menunjukkan Dumai tumbuh luar biasa dengan angka 5,55%, jauh di atas rata-rata provinsi.
"Dumai memiliki fondasi yang kuat, mulai dari IPM yang mencapai 77,58 hingga angka kemiskinan yang sangat rendah di level 3,08%. Provinsi Riau tetap berkomitmen memprioritaskan program strategis di Dumai, terutama dalam penguatan hilirisasi industri dan penyerapan tenaga kerja lokal," ungkapnya membacakan pidato Gubernur.
Terakhir, Asisten III Setdaprov Riau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, DPRD, dunia usaha, serta seluruh masyarakat Dumai atas dedikasi luar biasa dalam membangun kota ini.
"Dengan kolaborasi dan kerja nyata, kami meyakini Dumai akan terus tumbuh menjadi pilar utama dalam mewujudkan Riau yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Turut hadir, Tokoh Masyarakat, Pemuka Adat, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Tokoh Agama, Pimpinan Partai Politik, Tokoh Organisasi, Tokoh Pemuda, Seniman, Budayawan, Insan Pers, serta hadirin dan undangan lainnya.