Pemda Indragiri Hilir Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2026

Pemda Indragiri Hilir Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2026

INHIL (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (27/4/2026), bertempat di e-Bilik Diskominfopers Inhil. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi pengendalian inflasi di seluruh daerah.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsir Tohir, dan dihadiri Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Dr. Ateng Hartono, yang memaparkan perkembangan inflasi nasional hingga Maret 2026.

Berdasarkan paparan, inflasi year to date (y-to-d) hingga Maret 2026 tercatat sebesar 0,94%, masih berada di bawah target inflasi nasional tahun 2026 sebesar 2,5±1%. Meski lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun 2023–2025, angka ini masih lebih rendah dibandingkan capaian pada Maret 2022.

Perkembangan harga komoditas per 24 April 2026 juga menjadi perhatian. Harga daging sapi tercatat Rp139.053/kg atau 0,68% di bawah harga acuan, namun mengalami kenaikan sekitar 0,29% dibandingkan minggu sebelumnya. Sementara itu, minyak goreng Minyakita berada pada harga Rp15.889/kg atau 1,21% di atas HET, meskipun mengalami penurunan sekitar 0,58%.

Harga gula konsumsi tercatat Rp18.320/kg atau 4,69% di atas harga acuan, dengan kenaikan sekitar 0,13% dibandingkan minggu sebelumnya. Untuk komoditas beras, harga beras medium di zona 3 mencapai Rp17.497/kg atau 12,89% di atas HET, sedangkan beras premium mencapai Rp19.964/kg atau 26,35% di atas HET.

Bupati Indragiri Hilir, Herman, diwakili oleh oleh Staf Ahli Bupati Inhil, TM. Syaifullah Kehadiran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rakor ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan kelancaran distribusi barang. Langkah-langkah strategis juga terus dioptimalkan guna menekan laju inflasi, terutama pada komoditas pangan utama.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional