PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kondisi hujan yang mengguyur tak menyurutkan langkah masyarakat Sukajadi penerima bantuan pangan untuk datang ke kantor Camat Sukajadi di Jalan Ahmad Yani, Jumat (8/5/2026) pagi tadi.
Sambil berbasah-basah berteduh di bawah tenda. warga yang umumnya adalah kaum ibu mengikuti proses antrean untuk bisa mengambil bantuan beras dan minyak goreng yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu periode Februari-Maret 2026.
Hari itu, mereka akan mengambil sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng Minyakita yang menjadi alokasi bantuan pangan untuk bulan Februari dan Maret.
Sebelum mendaftar ke meja antrean penerima bantuan, terlebih dahulu warga penerima bantuan pangan diwajibkan untuk memeriksakan kesehatan di stand yang sudah disediakan oleh Pemko Pekanbaru di sekitar lokasi penyaluran di area Kantor Camat Sukajadi.
Meski hujan turun, namun mereka tetap bersemangat mengikuti alur yang sudah dibuat oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan Perum Bulog Riau Kepri tersebut.
''Dingin, hujan, tapi tetap semangat kok,''ungkap Eli, salah seorang ibu warga Jalan Teratai, penerima bantuan.
Eli datang sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi. Karena syarat untuk bisa mengikuti antrean mengambil bantuan beras dan minyak harus memeriksakan kesehatan dulu, dia mengikuti proses tersebut dengan senang hati.
''Tadi periksa kesehatan, antre sebentar, setelah itu langsung antre pengambilan beras. Alhamdulillah hasil pemeriksaan kesehatan baik, cuma tensi agak tinggi tadi. Tapi setelah dapat beras dan minyak goreng tensinya turun kembali kayaknya,'' ungkap dia sambil tertawa.
Eli mengaku senang menerima bantuan pangan ini. Karena memang kondisinya sedang butuh.
Dia menjelaskan, setiap harinya di rumah, menghabiskan 1 kilogram beras.
''Kebetulan di rumah ada lima orang anggota keluarga. Jadi sekilo lah keperluan beras setiap hari. Dapat bantuan 20 kilogram itu kan banyak, senang sekali kami, menerima bantuan ini, jadi tak beli beras dan minyak goreng lagi di luar,'' ungkap dia sumringah.
Dia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Presiden Prabowo juga Wali Kota Pekanbaru yang sangat memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
''Kalau beli di luar beras sekilo anak daro Rp18.000, dapat bantuan ini, kita bisa mengurangi pengeluaran di rumah. Dapat minyak goreng Minyakita, ini juga membantu, karena minyak goreng juga sedang mahal,'' ungkap dia lagi.
Hal yang sama juga diungkapkan Poniyem, warga Jalan Dahlia Pekanbaru. Wanita yang sudah berusia uzur ini tampak sangat bahagia.
Sembari duduk menunggu anaknya datang menjemput, Poniyem mengungkapkan kebahagiannya.
''Gimana saya tak senang, wong dapat beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter, pasti saya senanglah,''ungkap dia.
Poniyem mengungkapkan, ini memang bukan kali pertama dia menerima bantuan. Sebelumnya dia juga pernah menerima bantuan serupa. ''Saya lupa kapannya. Tapi ya seperti ini juga, dapat beras dan minyak goreng,''ungkap dia.
Dikatakan dia, di rumahnya ada 10 anggota keluarga, terdiri dari dirinya, anak-anak dan juga cucu.
Setiap harinya, jelas dia, dia memerlukan tak kurang 1,5 kilogram beras. Bantuan ini sepertinya menjawab kebutuhan keluarganya.
''Alhamdulillah, senang sekali kami Pak, semoga Allah SWT membalas kebaikan Pak Presiden dan Pak Wali Kota ya, dimurahkan rezeki, dilancarkan semua urusan,''ungkap dia.
Poniyem pun berharap bantuan seperti ini akan terus ada, mengingat kondisi perekonomian saat ini memang cukup berat bagi dirinya.
''Kalau bisa bulan depan ada bantuan seperti ini lagi, Alhamdulillah... Amiin...''ungkap dia sambil tersenyum.
Pelaksanaan penyaluran bantuan Pangan untuk Kecamatan Sukajadi diawasi langsung oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru Adrizal yang turun bersama Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna.
Tampak Kadis Ketahanan pangan Adrizal memastikan kelancaran proses penyaluran bantuan pangan di tengah kerumunan warga yang antre.
''Sebelum mengambil bantuan pangan, warga diwajibkan untuk memeriksakan kesehatan yang disediakan oleh petugas dari Puskesmas yang sudah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan,'' ungkap Kadis Ketahanan Pangan Adrizal.
Dari pantauan di lapangan, aktivitaspemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat dan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar dan aman. Walau kondisi hujan sempat mendera, namun tak menyurutkan semangat masyarakat untuk mengambil bantuan pangan yang disalurkan.
Dari data yang dikeluarkan oleh Perum Bulog Riau Kepri, di Kecamatan Sukajadi yang terdiri dari 7 kelurahan, ada sebanyak 1.997 warga yang penerima bantuan pangan (PBP).
Ada pun total bantuan beras yang disalurkan adalah sebanyak 39.940 kilogram sementara minyak goreng sebanyak 7.988 liter.
Berikut adalah sebaran penerima bantuan pangan untuk periode Februari-Maret 2026 di Kecamatan Sukajadi:
1. Kelurahan Harjosari 171 PBP
2. Kelurahan Jadirejo 277 PBP
3. Kampung Melayu 157 PBP
4. Kampung Tengah 331 PBP
5. Kedung Sari 364 PBP
6. Pulau Karomah 224 PBP
7. Sukajadi 473 PBP.
(R04)