KAMPAR (RIAUSKY.COM)- Senyum lega terlihat dari wajah sejumlah warga di Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, saat menerima Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) program bantuan sembako dari Kementerian Sosial RI.
Bagi sebagian keluarga, kartu tersebut menjadi harapan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Tahun ini, sebanyak 1.071 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Kampar Utara tercatat menerima KKS bantuan sembako.
Wakil Bupati Kampar, Misharti mengatakan bahwa program bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap mendapat perlindungan sosial.
“Program ini merupakan bukti nyata pemerintah hadir bersama masyarakat dalam perlindungan sosial sebagai hak warga negara,” ujarnya dikutip Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Ia juga mengingatkan agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan keluarga yang memang membutuhkan.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Kampar yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kampar, Agustar, menjelaskan penyaluran KKS merupakan bagian dari bantuan sosial non tunai yang disalurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
Ia menyebut secara keseluruhan terdapat 24.239 KKS baru Tahap I Tahun 2026 di Kabupaten Kampar. Khusus di Kecamatan Kampar Utara, jumlah penerima mencapai 1.071 keluarga.
“Proses verifikasi dan pendampingan dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada keluarga yang berhak menerimanya,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta didampingi pendamping sosial guna memastikan proses berjalan aman, tertib dan transparan.
Bagi warga penerima manfaat, bantuan tersebut bukan sekadar kartu, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. (mc)
Listrik Indonesia

