PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Puncak ibadah haji yakni wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan melontar jumrah di Mina atau dikenal dengan Armuzna sudah di depan mata. Untuk itu, Jemaah Calon Haji (JCH) Riau mulai mempersiapkan diri dengan menjaga kondisi fisik hingga mental dengan bimbingan ibadah.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji 2026, Petugas Haji BTH 04 melakukan beberapa inisiatif seperti dengan menggelar latihan pra armuzna. Ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada jemaah calon haji dari Riau dalam menyambut puncak haji di Arafah, Musdalifah dan Mina.
Ketua Kloter BTH 4 Agus Salim Tanjung mengatakan kegiatan pra armuzna dilaukan untuk memberikan informasi-informasi penting kepada jemaah.
Begitu juga dengan memberikan gelang Armuzna yang sengaja disiapka panitia penyelenggara ibadah haji untuk memberikan kemudahan kepada jemaah untuk mendapatkan haknya di lokasi ibadah.
“Ya kita baru saja menggelar kegiatan pra armuzna bersama jemaah kloter BTH 4. Kami petugas yag terdiri dari petugas kesehatan, pembimbing ibadah dan Petugas Haji Daerah (PHD) memberika edukasi akan pentingnya menjaga kesehatan menjelang puncak armuzna yang semakin dekat ini,” papar Agus Salim.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya gelang identitas armuzna, kartu nusuk dan identitas pendukung lainnnya untuk tetap dijaga hingga puncak ibadah haji. Sehingga jemaah dapat tetap terjaga, mendapatkan hak-haknya serta terawasi oleh petugas yang sudah diberikan amanah memastikan kondisi jemaah haji prima di lokasi ibadah.
Kegiatan posifif tersebut juga dikemas dengan kegiatan senam peregangan, sosialsiasi kesehatan, aksi minum oralit bersama dan diskusi bimbingan ibadah haji. Para jemaah calon haji terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yag bernuansa edukasi positif tersebut.
Sementara itu, Tim Kesehatan Kloter BTH 4 dr Asro Hayani juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga fisik jelang puncak haji Armuzna.
Seperti dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan karena suhu yang ekstrem, banyak minum air putih dan oralit, tetap menjaga pola makan, berolahraha atau pun melakukan peregangan hingga berkoordinasi dengan petugas medis jika mengalami keluhan.
"Nantinya, saat armuzna jemaah akan bergabung bersama jutaan jemaah lainnya, jadi harus menjaga stamina nya dari sekarang. Apalagi cuaca menjelang puncak haji cukup ekstrem, harus banyak minum dan melapor kepada petugas medis jika ada keluhan kesehatan. Saat ini Alhamdulillah kondisi jemaah kloter BTH 4 secara umum dalam kondisi fit dan siap meyambut puncak ibadah haji,” papar Asro didampingi Petugas haji lainnya.