ROHIL (RIAUSKY.COM) - Musholla Rumah Suluk Syech Oesman Syahabuddin, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, menerima amanah bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, berupa 1 ekor sapi jenis simental berbobot 1,35 ton.
Hewan kurban tersebut diserahkan oleh utusan Plt. Gubernur Prov. Riau SF. Hariyanto , melalui Dinas Peternakan Prov Riau, Peternakan Kabupaten Rohil kepada Pimpinan Rumah Suluk Syech Oesman Syahabuddin, Tuan Guru CH. Idris di halaman Musholla Rumah Suluk Syech Oesman Syahabuddin, Jalan Madrasah Bagansiapiapi, (24/5/2026).
Bantuan hewan kurban ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden kepada jamaah tarekat Naqsyabandiyah dan masyarakat Bagansiapiapi. Presiden berpesan agar daging kurban ini disalurkan kepada fakir miskin, anak yatim, dan jamaah yang berhak di sekitar Bagansiapiapi.
Ketua Mushola Rumah Suluk Oesman Syahabuddin, Tuan Guru, Ch. Idris menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, “Alhamdulillah, kami haturkan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Plt Gubernur Riau SF Hariyanto atas perhatian dan amanah ini. InsyaAllah sapi qurban ini akan kami sembelih pada 10 Dzulhijjah 1447 H setelah Sholat Idul Adha, dan dagingnya akan dibagikan kepada kepala keluarga dhuafa serta jamaah suluk.
Semoga menjadi amal jariyah dan keberkahan untuk bapak presiden dan seluruh bangsa Indonesia. Sapi kurban bantuan presiden telah diperiksa oleh Dinas Peternakan Provinsi Riau dan dinyatakan sehat, berumur 4 tahun, serta memenuhi syarat syar’i untuk ibadah kurban.
Penyembelihan akan dilaksanakan dengan mengedepankan syariat Islam, diawali dzikir dan doa bersama jamaah. Ketua panitia kurban melalui ketua Broto Wiguna, juga mengatakan bantuan hewan kurban ini merupakan bantuan langsung dari bapak Presiden Prabowo melalui Plt.
Gubernur Riau SF Hariyanto. "Terimakasih kami dari panitia qurban Idul adha mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden melalui Plt Gubernur Riau yang telah memberikan kepercayaan kepada kami atas bantuan sapi kurban yang nantinya seluruh tahapan pengelolaan, hingga pembagian hewan kurban dilaksanakan secara tertib, jujur, transparan, dan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan dan aturan syariat Islam, sehingga dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh pihak yang berhak" ungkapnya.