Sugiyarto: Setiap Kebijakan Publik di Dumai Berlandaskan Keadilaan Sosial

Senin, 01 Juni 2026 | 16:17:54 WIB

DUMAI (RIAUSKY.COM) - Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai, Sugiyarto, memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Kota Dumai yang berlangsung khidmat di Taman Bukit Gelanggang, Senin (1/6/2026).

Upacara yang dimulai sejak pagi hari ini diikuti oleh ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mmdi lingkungan Pemerintah Kota Dumai.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wawako Sugiyarto mengenakan pakaian dinas lengkap dan memimpin jalannya prosesi upacara dengan penuh wibawa. 

Kehadiran ribuan ASN yang memadati lapangan Taman Bukit Gelanggang mencerminkan kuatnya komitmen aparatur sipil dalam meneguhkan kembali nilai-nilai ideologi negara.

Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto membacakan langsung pidato tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI). 

Di hadapan ribuan peserta upacara, beliau menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema yang sangat strategis bagi eksistensi bangsa di mata dunia.

"Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'. Ini sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan baagsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi," ujar Sugiyarto saat membacakan pidato resmi BPIP RI.

Lebih lanjut, Wawako juga menekankan pentingnya peran Indonesia, termasuk kontribusi nyata prajurit di kancah internasional sebagai bentuk pengejawantahan nilai-nilai luhur ideologi bangsa.

"Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," tambahnya.

Melalui teks pidato tersebut, Sugiyarto juga menyampaikan pesan khusus bagi para pembuat kebijakan dan kepala daerah agar selalu mengedepankan hak masyarakat kecil demi terwujudnya keadilan sosial yang merata.

"Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," pungkasnya.

Upacara bendera ditutup dengan doa bersama dan foto bersama jajaran Forkopimda Dumai, menandai komitmen bersama seluruh elemen daerah untuk terus merawat Pancasila sebagai living ideology di Dumai Kota Idaman. (R10)

Terkini