Wabup Muzamil Buka Turnamen PBSI Mencari Bakat, Tegaskan Pembinaan Atlet Harus Objektif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:40:19 WIB

MERANTI (RIAUSKY.COM) – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, secara resmi membuka Turnamen PBSI Mencari Bakat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang dirangkai dengan Penataran Wasit Bulutangkis, Sabtu (13/6/2026), di Gedung Seven Up, Selatpanjang.

Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kepulauan Meranti itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga bulutangkis sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati yang juga Ketua Umum PBSI Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, narasumber penataran wasit Dede Apriono dari Pekanbaru, jajaran pengurus PBSI, para peserta penataran, atlet, official, serta orang tua dan pendamping atlet.

Dalam sambutannya, Muzamil menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan secara objektif dan profesional. Menurutnya, proses pencarian bakat harus benar-benar berdasarkan kemampuan dan prestasi atlet, tanpa dipengaruhi kepentingan tertentu.

"Tujuan kita adalah mencari bibit-bibit terbaik yang nantinya dapat dibina dan mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti. Tidak boleh ada pilih kasih. Siapa yang berprestasi dan layak, itulah yang harus mendapatkan kesempatan," tegas Muzamil.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan penataran wasit yang dinilai menjadi langkah penting dalam membangun fondasi organisasi PBSI yang lebih kuat dan profesional.

Menurut Muzamil, sebanyak 28 peserta telah mengikuti penataran selama dua hari dan seluruhnya dinyatakan lulus serta berhak menerima sertifikat.

"Kita ingin membangun pondasi PBSI Meranti secara bertahap tetapi pasti. Salah satunya dengan menyiapkan wasit-wasit yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga dapat mendukung pelaksanaan berbagai turnamen di daerah," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Suwarto, menjelaskan bahwa penataran wasit dirancang tidak hanya dalam bentuk teori, tetapi juga praktik langsung melalui pertandingan pencarian bakat atlet bulutangkis.

"Penataran wasit ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang perwasitan. Hari ini para peserta langsung mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan," katanya.

Selain penataran, PBSI Meranti juga menggelar turnamen pencarian bakat yang diikuti 78 atlet putra dan putri dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebanyak 70 pertandingan berlangsung dalam satu hari dengan mempertandingkan lima kelompok usia, yakni usia dini (6–11 tahun), anak-anak (11–13 tahun), pemula (13–15 tahun), remaja (15–17 tahun), dan taruna (17–19 tahun).

Para juara akan memperoleh medali, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan. Atlet-atlet yang menunjukkan potensi terbaik nantinya akan diseleksi dan dibina oleh PBSI Kepulauan Meranti untuk dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.

Menutup sambutannya, Muzamil mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun mental juara.

"Bertandinglah dengan baik, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet yang mampu membawa nama Meranti ke tingkat yang lebih tinggi," pungkasnya.

Terkini