Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Pangan

Senin, 06 Juli 2026 | 18:58:20 WIB

JAKARTA (RIAUSKY.COM) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir menyampaikan bahwa semua tim pengendalian inflasi baik pusat dan daerah tidak boleh berpuas diri dengan kondisi yang cukup terkendali. 

Tomsi Tohir meminta pemerintah pusat dan daerah untuk tetap berusaha sekeras-kerasnya agar harga bahan makanan pokok tidak terjadi kenaikan yang signifikan dan terjadinya lonjakan harga di masyarakat. 

"Kita harus berusaha sekeras-kerasnya agar kelompok makanan, minuman dan tembakau tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan, dan apa yang kita lakukan (langkah pengendalian inflasi) membuahkan hasil yang baik," ujarnya, dalam rakor pengendalian inflasi, disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (6/7/26). 

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemendagri juga menyampaikan update berkaitan angka inflasi. Jelas dia, saat ini inflasi tahun ke tahun sebesar 3,34 persen, dan inflasi tahun kalender 1,79 persen. 

Kemudian, terang dia, inflasi bulan ke bulan Juni 2026 terhadap Mei 2026 terdapat kenaikai 0,44 persen. Namun demikian, yang mengalami kenaikan adalah kelompok makanan minuman dan tembakau secara YoY menyumbang inflasi 4,67 persen.

Kemudian penyumbang inflasi bulan ke bulan Juni 2026 terhadap Mei 2026 adalah transportasi sebesar 4,57 persen dan perawatan pribadi dan jasa lainnya inflasi 10,10 persen. 

"Kelompok transportasi banyak disebabkan karena kenaikan BBM, dan tentunya BBM ini juga dipengaruhi harga BBM dunia, dan sulit juga kita mengatur harga dunia ini. Yang perlu kita lakukan fokus pada makanan, minuman dan tembakau," sebutnya. 

Tomsi Tohir melanjutkan, adapun 10 provinsi yang tertinggi inflasinya saat ini yaitu, Papua Pegunungan sebesar 7,84 persen, Papua Barat 6,99 persen, Aceh 5,84 persen, Papua Barat Daya 5,14 persen, Maluku Utara 5,05 persen, Sumatera Utara 4,79 persen, Gorontalo 4,77 persen, Sumatera Barat 4,7 persen, Sultra 4,68 persen, dan Kepulauan Riau 4,67 persen. 

Sekjen Kemendagri ini menerangkan, bagi provinsi yang angka inflasinya diatas rata-rata nasional, diminta untuk melihat lagi langkah-langkah apa yang perlu diperbaiki dalam mengendalikan inflasi, dan segera dilaksanakan. 

Dia juga mengharapkan agar Pemda untuk berkoordinasi dengan BPS setempat, berdiskusi, bagian mana lagi yang perlu diperbaiki sehingga harga bahan pokok ini dapat terkendali dengan baik. 

"Jadi sekali lagi, kalau teman teman memerlukan itu, segera undang, ajak diskusi yang mendalam bagaimana harga harga ini bisa terkendali dengan baik. Bagi daerah yang sudah terkendali inflasinya, saya ucapkan terima kasih," terang dia.

Terkini