PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (FIKOM UMRI) memperkuat sinergi dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau melalui kerja sama di bidang Catur Dharma Perguruan Tinggi serta penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Komitmen tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama Nomor: 21/HK.02.02/J4/2026 dan Nomor: 128/II.3.AU/F/2026 yang ditandatangani di Pekanbaru, pada Senin (31/8/2026), yang ditandatangani oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mhd. Irzal, S.E., M.E., dan Dekan FIKOM UMRI, Jayus, S.Sos., M.I.Kom. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FIKOM UMRI didampingi Dosen FIKOM UMRI Dr. Desliana Dwita, S.I.P., M.Si., serta tenaga kependidikan Asbapera RD Lubis, S.T. Penandatanganan turut dihadiri jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Riau.
Kerja sama ini merupakan penguatan dari kolaborasi yang sebelumnya telah berjalan antara FIKOM UMRI dan BKKBN Provinsi Riau. Salah satu bentuk implementasinya adalah penempatan mahasiswa FIKOM UMRI dalam program magang selama empat bulan di lingkungan BKKBN Riau.
Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengalaman profesional sekaligus mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan komunikasi yang diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan kerja kelembagaan pemerintah.
Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, ruang kolaborasi kedua lembaga semakin diperluas, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga mencakup penelitian, pengembangan sumber daya manusia, pengabdian kepada masyarakat, serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dalam kerangka MBKM, berbagai kegiatan dapat dikembangkan, antara lain magang atau praktik kerja, asistensi mengajar, studi atau proyek independen, penelitian, hingga proyek kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan bidang keilmuan FIKOM UMRI.
Selain penguatan bidang akademik, kerja sama juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana melalui kegiatan komunikasi, informasi, edukasi, sosialisasi, dan advokasi kepada masyarakat.
Keterlibatan FIKOM UMRI diharapkan dapat memperkuat aspek komunikasi publik dalam penyampaian pesan-pesan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana sehingga informasi program dapat diterima masyarakat secara lebih efektif, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik khalayak sasaran.
Kolaborasi tersebut juga mencakup dukungan terhadap percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau melalui kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan model intervensi berbasis keluarga.
Dekan FIKOM UMRI, Jayus, S.Sos., M.I.Kom., mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi yang selama ini telah dibangun oleh kedua lembaga.
“Kerja sama ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kegiatan yang konkret dan memberikan manfaat bagi kedua lembaga, mahasiswa, maupun masyarakat. FIKOM UMRI siap berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta keahlian di bidang komunikasi untuk mendukung Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau,” ujar Jayus.
Menurutnya, kerja sama tersebut sekaligus membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman melalui kegiatan magang, tetapi juga dapat terlibat dalam penelitian, kampanye komunikasi publik, edukasi masyarakat, serta berbagai kegiatan pemberdayaan yang berkaitan dengan pembangunan keluarga dan kependudukan.
Dalam implementasinya, FIKOM UMRI dapat melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga ahli, maupun sumber daya lainnya sesuai dengan kebutuhan program. Sementara itu, BKKBN Provinsi Riau memberikan dukungan melalui penyediaan informasi dan data, narasumber, fasilitasi, serta koordinasi program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kedua lembaga juga berkomitmen membuka peluang pengembangan penelitian bersama, khususnya terkait isu kependudukan dan pembangunan keluarga, komunikasi perubahan perilaku, edukasi bagi keluarga berisiko stunting, serta dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Melalui sinergi tersebut, FIKOM UMRI dan BKKBN Provinsi Riau diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan kependudukan dan pembangunan keluarga di masyarakat.
Perjanjian kerja sama ini berlaku selama dua tahun sejak tanggal ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak. Pelaksanaan program akan dilakukan melalui koordinasi, monitoring, dan evaluasi secara berkala guna memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai sasaran serta memberikan manfaat yang berkelanjutan. (Rls)