PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, memimpin upacara bendera Senin (31/8/2026) pagi di SMPN 22, bertepatan dengan hari pertama sekolah pasca pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap.
Upacara turut diikuti Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Abdul Jamal, Kepala Dinas Kesehatan Hazli Fendriyanto, Camat Bukit Raya Defna Leony, Kepala SMPN 22 beserta majelis guru.
Usai upacara, Agung menyampaikan rasa syukur dengan kembali membaiknya kualitas udara setelah hampir satu pekan diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dengan membaiknya kualitas udara, peserta didik tingkat PAUD hingga SMP bisa dikembalikan lagi ke sekolah untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.
"Tentu kita juga sebagai orang tua dan juga wali kota merasa senang, merasa bahagia anak-anak bisa kembali belajar tatap muka di sekolah. Anak-anak juga tentu rindu bertemu guru, bertemu teman-teman di sekolah," ucapnya.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kata Agung, selama kabut asap terpaksa mengambil keputusan untuk memberlakukan PJJ untuk kesehatan peserta didik.
"Kemarin hampir 5 hari kita melaksanakan pembelajaran jarak jauh akibat kabut asap, kita dalam status tanggap darurat. Tapi hari ini kita sudah turun siaga tanggap darurat," ungkapnya.
Disebutkan Agung, saat ini Kota Pekanbaru sudah zero titik api setelah diguyur hujan pada Sabtu (29/8/2026) malam dan Minggu (30/8/2026) malam.
"Alhamdulillah, curah hujan sudah berdampak sangat baik sekali sehingga titik api di Kota Pekanbaru saat ini sudah zero. Asap pun juga sudah mereda, jarak pandang juga sudah normal kembali, udara kembali segar," ujarnya.
Atas nama Pemko Pekanbaru, lanjut Agung, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru yang telah bekerja maksimal menyiapkan pembelajaran selama PJJ.
"Terima kasih juga kepada seluruh orang tua yang selama PJJ ini mendampingi anak-anaknya belajar dari rumah dan membatasi anak-anak agar tidak bermain di luar rumah," tutupnya.
Listrik Indonesia

