PENGUMUMAN! Besok Sekolah di Pekanbaru Masih PJJ

Selasa, 08 September 2026 | 18:53:16 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)— Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kembali menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi siswa PAUD/TK, SD, hingga SMP sederajat pada Rabu, 9 September 2026. Kebijakan ini diambil akibat kualitas udara Kota Pekanbaru yang berada pada kategori Tidak Sehat akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Keputusan penetapan sistem belajar daring tersebut tertuang dalam Surat Edaran Disdik Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/30/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru. Surat edaran yang diterbitkan pada Selasa (8/9/2026) tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal.

Penerapan PJJ selama satu hari ini merujuk pada Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap. Kebijakan ini memperpanjang masa belajar jarak jauh yang sebelumnya telah diberlakukan pada 7 dan 8 September 2026.

Disdik Kota Pekanbaru meminta seluruh madrasah dan satuan pendidikan di bawah kementerian lain untuk menyesuaikan kegiatan belajar mengajar sesuai kondisi cuaca. Langkah penyesuaian ini mengedepankan perlindungan kesehatan serta keselamatan para peserta didik di seluruh wilayah Pekanbaru.

"Jika kondisi udara membaik pada Kamis, 10 September 2026, siswa dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka. Namun, siswa diwajibkan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah maupun ketika melakukan aktivitas di luar ruangan," kata Abdul Jamal.

Plt Kadisdik menegaskan bahwa penyesuaian skema belajar ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kondisi fisik para siswa. Pihak sekolah diminta tetap mengontrol efektivitas pemberian materi pembelajaran selama masa PJJ berlangsung.

"Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik di tengah kondisi kualitas udara Pekanbaru yang masih terdampak asap Karhutla," terang Jamal.

Disdik Kota Pekanbaru akan terus memantau indikator indeks standar pencemar udara bersama instansi terkait sebelum memutuskan pengembalian aktivitas belajar tatap muka. Masyarakat dan orang tua murid diimbau untuk memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah selama jam pembelajaran daring.(mc)

Terkini