Bupati Asmar Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari

Bupati Asmar Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari

MERANTI (RIAUSKY.COM) — Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Gemalasari, Kecamatan Rangsang, Rabu (9/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan karhutla yang telah berlangsung selama tujuh hari berjalan optimal. Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran telah berdampak pada lahan gambut dengan luas kurang lebih 87 hektare.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, hingga hari ketujuh, personel gabungan masih melaksanakan upaya pengendalian api, terutama pengejaran kepala api dan pendinginan di sejumlah titik.

“Hari ini kami masih melakukan pengejaran kepala api dan pendinginan. Harapan kami penanganan hari ini bisa tuntas,” ujar Gede Adi.

Ia menjelaskan, dua tim saat ini melakukan pengendalian dari arah utara dengan mengelilingi kepala api. Berdasarkan perkembangan di lapangan, kedua tim diperkirakan segera bertemu setelah menempuh jarak sekitar 200 hingga 300 meter.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikasi positif dalam upaya menuntaskan penanganan karhutla di Desa Gemalasari. Setelah api berhasil dikendalikan, kegiatan akan dilanjutkan dengan pendinginan serta patroli secara rutin untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Selama kurang lebih satu minggu ke depan akan dilakukan patroli bersama, melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, MPA, masyarakat, serta perusahaan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan karhutla di Desa Gemalasari.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres beserta anggota, TNI, MPA, BPBD, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu memadamkan api di Gemalasari,” kata Asmar.

Bupati menyebutkan, kondisi di lokasi saat ini telah jauh membaik setelah dilakukan penanganan selama sepekan. Namun, kondisi lahan gambut membutuhkan penanganan dan pemantauan secara berkelanjutan karena asap masih dapat muncul dari dalam lapisan gambut meskipun api di permukaan telah berhasil dikendalikan.

“Karena tanahnya gambut, asap masih bisa keluar. Mungkin gambutnya cukup dalam, sehingga proses pendinginan harus terus dilakukan,” ujarnya.

Bupati Asmar mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepulauan Meranti.

Ia juga berharap kondisi cuaca segera mendukung upaya pemadaman dan pendinginan titik-titik api yang masih terdapat di sejumlah wilayah.

“Semoga Allah SWT menurunkan hujan sehingga titik-titik api, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, bisa padam semuanya,” harapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Asmar turut didampingi Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kasatpol PP, Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Kepulauan Meranti.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional