Batik Tulis Kuansing Motif Perahu Jalur Tampil di Kriyanusa 2026

Sabtu, 26 September 2026 | 16:35:50 WIB

JAKARTA (RIAUSKY.COM) - Batik Tulis Kuantan Singingi (Kuansing) dengan motif Perahu Jalur turut mencuri perhatian dalam Pameran Kriyanusa 2026 yang resmi dibuka oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ny. Selvi Gibran Rakabuming, di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Kehadiran Batik Tulis Kuansing motif Perahu Jalur dalam ajang kriya berskala nasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Kuantan Singingi. Pasalnya, motif yang mengangkat salah satu identitas budaya khas Kuansing itu tampil di tengah pameran yang menghadirkan beragam produk kerajinan unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Nurhidayah Muniroh, S.Pd.I, usai menghadiri pembukaan Kriyanusa 2026. Dalam kesempatan tersebut, Nurhidayah turut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuansing, Iza Marlina, S.Pd.

Nurhidayah mengatakan, keikutsertaan produk kriya Kuansing dalam Kriyanusa menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sekaligus memperluas jangkauan produk kerajinan daerah kepada masyarakat di tingkat nasional.

“Pameran ini diikuti sekitar 411 stan dari berbagai daerah dan pelaku kriya. Yang membanggakan, di stan Dekranasda Provinsi Riau, khususnya di bagian depan, juga dipajang Batik Tulis Kuansing dengan motif Perahu Jalur,” ujar Nurhidayah.

Menurutnya, tampilnya Batik Tulis Kuansing motif Perahu Jalur pada pameran nasional tidak hanya menunjukkan potensi produk kerajinan daerah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Kuansing kepada masyarakat luas.

“Motif Perahu Jalur merupakan bagian dari identitas budaya Kuansing. Melalui batik ini, kita tidak hanya memperkenalkan produk kerajinan, tetapi juga memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Kuansing kepada masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Ia berharap momentum tersebut dapat mendorong semakin berkembangnya produk kriya dan UMKM di Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya dalam meningkatkan kualitas, kreativitas, nilai ekonomi, serta daya saing produk daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Dekranas Ny. Selvi Gibran Rakabuming dalam pembukaan Kriyanusa 2026 menekankan pentingnya Kriyanusa sebagai ruang untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan karya para perajin Indonesia.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Tema tersebut menjadi bagian dari semangat untuk mendorong produk kriya Nusantara agar semakin berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam pembinaan para perajin di berbagai daerah. Kolaborasi tersebut dinilai diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan Nusantara sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

Kriyanusa 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 September 2026 di JICC, Senayan, Jakarta. Selain menampilkan beragam produk kriya Nusantara, kegiatan tersebut juga menghadirkan pengalaman digital imersif yang dirancang untuk mendekatkan produk kriya Indonesia kepada generasi muda.

Pembukaan Kriyanusa 2026 turut berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan hiburan, di antaranya penampilan 3 Diva yang semakin menambah semarak perhelatan kriya berskala nasional tersebut.

Bagi Kabupaten Kuantan Singingi, tampilnya Batik Tulis motif Perahu Jalur di Kriyanusa 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya daerah tidak hanya hidup dan berkembang di tepian Sungai Kuantan, tetapi juga mampu hadir dan dikenal di panggung nasional.

Terkini