BANTAN (RIAUSKY.COM) – Pemerintah Kecamatan Bantan bersama sejumlah unsur terkait terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2026.
Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Pertemuan Kantor Camat Bantan, Rabu, September 2026.
Rapat dipimpin langsung Camat Bantan Aulia Fikri, didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Bengkalis H. Irwan dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis yang diwakili Kasi Bimas Islam H. Khairul Nizan.
Dalam rapat tersebut, berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan MTQ menjadi pembahasan utama. Mulai dari menentukan lokasi astaka utama yang direncanakan akan didirikan di Lapangan Bola Selat Baru. Kemudian lokasi perlombaan, pemondokan peserta kafilah, hingga berbagai sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Camat Bantan Aulia Fikri mengatakan, persiapan sejak dini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis dapat terlaksana dengan baik.
“Kita ingin seluruh persiapan dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Setiap kebutuhan harus kita inventarisasi dan dipersiapkan sejak awal, sehingga pada saat pelaksanaan nanti tidak ada hal-hal yang mengganggu kelancaran kegiatan,” ujar Aulia Fikri.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MTQ bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat.
“Kami berharap seluruh pihak dapat saling bersinergi dan memberikan dukungan sesuai tugas masing-masing. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, insyaallah MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Bengkalis ini dapat kita laksanakan dengan lancar dan sukses,” harapnya.
Ia juga menekankan agar berbagai aspek pendukung, termasuk lokasi perlombaan dan pemondokan kafilah, benar-benar dipersiapkan dengan memperhatikan kebutuhan selama pelaksanaan MTQ.
Pembahasan mengenai astaka utama menjadi salah satu agenda penting dalam rapat. Halaman Kantor Camat Bantan direncanakan menjadi lokasi berdirinya astaka utama yang nantinya menjadi salah satu pusat kegiatan selama pelaksanaan MTQ.
Selain itu, rapat juga membahas kesiapan sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk perlombaan serta tempat pemondokan para peserta kafilah. Berbagai kebutuhan teknis lainnya turut menjadi perhatian agar pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung tertib dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun pihak yang terlibat.
Aulia Fikri menambahkan, pelaksanaan MTQ hendaknya tidak hanya dipandang sebagai agenda perlombaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Yang paling penting, kita ingin MTQ ini memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini semakin tumbuh kecintaan kita terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat semakin diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan Kecamatan Bantan dan Bagian Kesra serta masyarakat, sebagai bagian dari pelaksanaan MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Bengkalis.
Sebelum pelaksanaan MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Bengkalis yang direncanakan bakal berlangsung mulai 14 November 2026, pertemuan dan rapat teknis kembali akan dilaksanakan untuk memantapkan kesiapan secara keseluruhan.
Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis H. Amrizal, Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar, serta Kepala Pos Ramil Bantan Sertu Armansyah, Sekretaris Diskominfotik, H Adisutrisno, Ketua LPTQ Kecamatan Bantan, perwakilan LPTQ Kabupaten Bengkalis, para tokoh dan unsur yang terlibat lainnya.