TELUK KUANTAN (RIAUSKY.COM) – Bupati Kuantan Singingi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) meninjau kondisi Pasar Modern Teluk Kuantan, Kamis (8/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pasar, aktivitas perdagangan, serta berbagai kendala yang dihadapi para pedagang. Dalam kesempatan itu, Bupati juga berdialog langsung dengan pedagang untuk menyerap aspirasi dan masukan terkait pengelolaan serta penataan pasar.
Saat meninjau kawasan pasar, Bupati menemukan masih terdapat sejumlah lapak yang belum ditempati. Di sisi lain, sebagian pedagang memilih berjualan di luar area pasar.
Bupati kemudian berdialog dengan pedagang untuk mengetahui alasan mereka memilih berjualan di luar lapak yang telah disediakan.
“Kenapa memilih berjualan di luar, tidak di dalam? Ini perlu kita lihat dan benahi. Apa saja keluhannya?” tanya Bupati kepada pedagang.
Para pedagang menyampaikan sejumlah kendala yang mereka hadapi. Salah satunya adalah kebiasaan sebagian pembeli yang enggan turun dari kendaraan saat berbelanja. Kondisi tersebut dinilai membuat pedagang yang berjualan di dalam pasar relatif sepi pembeli sehingga sebagian pedagang memilih berjualan di luar.
Selain persoalan perilaku konsumen, pedagang juga menyampaikan kendala terkait desain dan ukuran lapak. Lapak yang terbatas dan terbagi dalam ruang-ruang kecil dinilai kurang mendukung penataan sejumlah komoditas, terutama barang dagangan seperti ikan yang membutuhkan ruang lebih luas.
Pedagang berharap penataan dapat dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan seluruh pedagang dalam satu kawasan yang tertata, sehingga aktivitas perdagangan lebih terpusat, ramai, dan mudah dijangkau masyarakat.
Dalam dialog tersebut, pedagang juga menyampaikan sejumlah persoalan lain, di antaranya akses jalan dan parkir, biaya operasional, kebersihan, saluran air yang tersumbat, serta aspek keamanan.
“Semalam ada barang yang hilang dan tidak ada yang bertanggung jawab,” ungkap salah seorang pedagang.
Pedagang juga menyoroti persoalan biaya kebersihan. Mereka menyampaikan bahwa meskipun telah membayar biaya kebersihan, pedagang masih harus membersihkan area berjualan secara mandiri.
“Air got tersumbat, tolong ditangani. Kami membayar uang kebersihan, tetapi kami juga yang membersihkan,” keluh pedagang.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan melakukan evaluasi dan pembenahan secara bertahap, terutama terhadap persoalan yang berkaitan dengan infrastruktur dan kenyamanan pedagang.
“Kalau nanti ada kekurangan dalam infrastruktur, silakan disampaikan. Nanti akan kita perbaiki. Kita lakukan secara bertahap,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya penataan parkir agar kawasan pasar lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.
Kepala Dinas Kopdagrin menjelaskan, pola parkir yang saat ini belum tertata menjadi salah satu aspek yang perlu dibenahi.
“Cara parkirnya memang belum tertata. Kalau dibenahi, nanti bisa lebih rapi,” jelasnya.
Selain penataan parkir, Bupati mengarahkan agar pengelompokan pedagang dilakukan berdasarkan jenis komoditas yang dijual. Dengan pola tersebut, aktivitas perdagangan diharapkan menjadi lebih tertib dan memudahkan masyarakat dalam mencari kebutuhan.
“Yang bagian atas pasar basah, bagian bawah pasar kering. Barang-barang kering nanti diarahkan ke bawah,” kata Bupati.
Bupati menegaskan, penataan pasar ke depan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan aspirasi para pedagang. Pemerintah daerah akan melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari penataan parkir, pemerataan pedagang, infrastruktur, kebersihan hingga aspek keamanan.
Menurut Bupati, persoalan pasar tidak hanya berkaitan dengan penataan pedagang, tetapi juga pola masyarakat dalam berbelanja. Kebiasaan sebagian pembeli yang berbelanja tanpa turun dari kendaraan turut menjadi salah satu faktor yang perlu dicarikan solusi bersama.
“Ke depan akan kita tata parkir dan pemerataan pedagang. Kita tampung aspirasi masyarakat, terutama para pedagang. Masalahnya juga ada pada pembeli yang berbelanja tetapi tidak mau turun dari kendaraan. Nanti akan kita kondisikan agar pasar berada pada satu titik, sehingga kegiatan jual beli dapat berlangsung di satu kawasan,” jelas Bupati.
Melalui peninjauan langsung tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berkomitmen melakukan pembenahan Pasar Modern Teluk Kuantan secara bertahap dan menyeluruh. Penataan diharapkan dapat menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, aman, bersih, nyaman, serta mampu meningkatkan aktivitas perdagangan dan perekonomian masyarakat di Teluk Kuantan.