Bupati Bengkalis Hadiri Wisuda XVIII Sarjana dan Pascasarjana IsNJ

Bupati Bengkalis Hadiri Wisuda XVIII Sarjana dan Pascasarjana IsNJ

BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni berpesan kepada 105 wisudawan dan wisudawati Institut Syariah Negeri Junjungan (IsNJ) Bengkalis, jangan maknai wisuda hari ini sebagai garis akhir. Namun jadikan sebagai garis awal untuk membuktikan bahwa ilmu diperoleh benar-benar mampu memberi manfaat di tengah masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan saat menghadiri acara Wisuda Sarjana ke-XVIII  dan Pasca Sarjana ke-II Institut Syariah Negeri Junjungan (IsNJ) Bengkalis, Kamis 8 Oktober 2026, di gedung Cik Puan Bengkalis.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Kasmarni mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, mengucapkan selamat dan tahniah kepada 105 wisudawan dan wisudawati yang hari ini telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikannya.

"Semoga ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di IsNJ Bengkalis ini, dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk melanjutkan pengabdian, berkarya, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama,"tuturnya.

Kepada orang tua dan keluarga para wisudawan, Bupati menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Karena sesungguhnya, hari ini bukan hanya tentang keberhasilan para wisudawan, tetapi juga tentang panjangnya doa, besarnya kesabaran, pengorbanan, serta dukungan yang telah orang tua berikan kepada putra-putrinya.

"Keberhasilan hari ini patut kita syukuri bersama, karena di balik setiap gelar yang diraih, ada cinta dan pengorbanan orang tua yang tidak terukur nilainya,"ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tema wisuda kita hari ini adalah, “Ekonomi Syariah
Berbasis Potensi Kearifan Lokal dalam Membangun Ekosistem Bisnis,” tema ini tentunya sangat relevan dengan arah pembangunan Kabupaten Bengkalis. Dimana daerah kita memiliki potensi besar, mulai dari sektor pesisir, perikanan, pertanian, perkebunan, umkm, ekonomi kreatif, perdagangan, pariwisata, hingga kekayaan budaya dan kearifan lokal melayu.

Namun demikian, tantangannya sekarang bukan lagi sekadar bagaimana mengenali potensi tersebut, tetapi bagaimana mengolahnya menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, inklusif, berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai syariah.

Menurutnya di sinilah peran strategis perguruan tinggi, karena kampus tidak cukup hanya melahirkan lulusan yang memiliki ijazah, tetapi harus melahirkan SDM yang kompeten, berintegritas, inovatif, berjiwa wirausaha dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.

Begitu pula dengan ekonomi syariah, Bupati tegaskan tidak boleh berhenti sebagai konsep. Ia harus hadir dalam penguatan UMKM, kewirausahaan, pengelolaan zakat dan wakaf, keuangan syariah, perdagangan yang adil, serta membangun ekosistem bisnis yang beretika, produktif dan memberi manfaat.

"Kita ingin kearifan lokal tidak sekadar menjadi warisan masa lalu, tetapi menjadi kekuatan ekonomi masa depan. Mengingat, nilai melayu seperti jujur, amanah, gotong royong dan kebersamaan, sesungguhnya sangat sejalan dengan prinsip ekonomi syariah, sehingga harus kita transformasi menjadi budaya dalam membangun usaha. Membangun ekosistem bisnis bukan hanya membutuhkan modal, tetapi juga kepercayaan dan integritas,"ucapnya.

Selanjutnya orang nomor satu di Negeri Junjungan ini menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan apresiasi atas kontribusi IsNJ Bengkalis dalam mencerdaskan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

"Kami berharap, IsNJ Bengkalis dapat terus meningkatkan mutu, baik akademik, sumber daya manusia, tata kelola, inovasi maupun relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,"pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, para wisudawan dan wisudawati, tidak hanya mendapatkan pesan dan nasehat dari Bupati Bengkalis, namun juga mendapatkan ilmu pengetahuan tentang Ekonomi Syariah Berbasis Potensi Kearifan Lokal dalam membangun Ekosistem Bisnis yang disampaikan dalam orasi ilmiah oleh Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D.

Kemudian Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., pada kesempatan tersebut juga menandatangani buku Panggung Kebijakan.

Hari ini Institut Syariah Negeri Junjungan (IsNJ) Bengkalis, mewisuda program studi pasca sarjana Magister Ekonomi Syariah sebanyak 5 orang sarjana, kemudian 100 orang sarjana terdiri dari program studi Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Keuangan Syariah dan program studi Hukum Ekonomi Syariah.

Turut hadir, Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri diwakili Sekretaris Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Dr. Ir. Sadarman, Dandim 0303/Bengkalis diwakili Pasi Pers Kapten Inf Ucok Doni Samosir, Kapolres Bengkalis diwakili Kabag SDM AKP M. Sahudi, Kepala Kejaksaan Bengkalis diwakili Kaur Kepegawaian dan PNBP Triono.

Berikut, Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Syaputra TH, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDA Kesejahteraan Rakyat Johansyah Syafri, Anggota DPRD Bengkalis Muhammad Isa, Plt. Kakan Kemenag Bengkalis Mahzum, Ketua MUI Bengkalis H. Amrizal, Rektor IsNJ Bengkalis, Dr. Khodijah Ishak dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional