PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Penurunan kualitas udara tak hanya terjadi di Kota Pekanbaru. Pada Rabu (14/10/2026) malam ini, hampir seluruh daerah di Riau, berdasarkan data statiun pemantau Indeks Standar Pencemar Udara (IPSU) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memburuk.
Kabupaten Bengkalis dan Kampar yang pada pagi hari tadi berada pada level 'Sangat Tidak Sehat', pada malam hari ini terpantau kembali berada di level 'Berbahaya'.
Data ISPU KLH melaporkan, pada malm hari ini, pukul 21.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Kabupaten Bengkalis (Senggoro) tercatat sebesar 319 µg/m³ (Berbahaya).
Kondisi yang hampir sama juga terjadi di Kampar (Langgini), dimana tercatat konsentrasi PM2.5 tercatat 318 µg/m³.
Sementara di Kabupaten Siak (Bungaraya), konsentrasi PM2,5 berada pada 286 µg/m³ (Sangat Tidak Sehat).
Kota Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan juga tak jauh berbeda, dimana konsentrasi PM2.5 pada udara kembali naik menjadi 279 µg/m³. (Sangat Tidak Sehat).
Ada pun di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, berdasarkan data ISPU KLH, konsentrasi PM2.5 di udara berada pada angka 276 µg/m³ (Sangat Tidak Sehat).
Adapun untuk di Kota Siak Sri Indrapura- Siak, kualitas udara terpantau 'Tidak Sehat' dengan konsentrasi PM2.5 pada angka 186 µg/m³.
Ada pun untuk Kota Dumai, hingga malam hari ini kualitas udara terpantau 'Baik', dengan konsentrasi PM2.5 di angka 45 µg/m³.(R05)