PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kualitas udara di wilayah Riau pada pagi hari ini, Rabu (14/10/2026) merata 'Sangat Tidak Sehat'.
Dikutip dari data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dari sejumlah stasiun pemantau, diketahui kondisi kualitas udara masih berada di zona merah 'Sangat Tidak Sehat'.
Beberapa daerah tersebut masing-masing Inhil, Siak, Kampar dan Bengkalis.
Di Kota Tembilahan, Indragiri Hilir, kualitas udara sangat tidak sehat dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 273 µg/m³.
Kemudian di Siak (Bungaraya), konsentrasi PM2.5 berada pada 271 µg/m³, disusul Kabupaten Kampar dengan PM2.5 berkisar 264 µg/m³.
Untuk Kabupaten Kampar, kondisi ini sedikit lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya, dimana kualitas udara sempat berada di level tertinggi (Berbahaya).
Kualitas udara yang terus memburuk juga dialami warga di Kota Pangkalan Kerinci Pelalawan dan sekitarnya, dimana pada pagi hari ini, terpantau angka PM2.5 berada pada kisaran 242 µg/m³.
Kondisi yang mengalami perbaikan dialami warga Bengkalis di Senggoro, dimana bila sebelumnya berada di zona berbahaya, pada pagi hari ini sedikit lebih baik menjadi 'Sangat Tidak Sehat' dengan konsentrasi PM2.5 220 µg/m³.
Kondisi udara tidak sehat juga masih dialami Warga Kota Pekanbaru, dimana per hari ini, konsentrasi PM2.5 di Kota Pekanbaru berada pada 108 µg/m³.
Sementara di Kota Siak, Kualitas udara masih bertahan 'Tidaj Sehat' dengan konsentrasi PM2.5 pada 168 µg/m³.
Sementara di wilayah pesisir, Kota Dumai, kualitas udara relatif terjaga dengan konsentrasi PM2.5 34 µg/m³.(R05)
Listrik Indonesia

