Sekdaprov Syahrial Abdi Sebut Tanah Melayu Riau Jadi Payung Keberagaman Suku

Ahad, 18 Oktober 2026 | 17:30:14 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi hadir dalam acara Arak-arakan Keberagaman, Persebatian Antaretnis di halaman Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Pekanbaru, Minggu (18/10/2026).

Rangkaian kegiatan memperingati Hari Kebudayaan Nasional 2026 itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"Atas nama Pemprov Riau, saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang tulus kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Terimakasih telah menginisiasi agenda akbar ini," kata Syahrial Abdi.

Dikatakannya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata dari komitmen bersama untuk menjaga, merawat, dan menumbuh kembangkan kekayaan budaya bangsa di atas tanah Melayu.

"Hari ini mata kita dimanjakan oleh pemandangan yang sangat indah. Kita melihat 2.500 peserta berparade dengan pakaian adat dari berbagai penjuru nusantara. Kita melihat 1.000 penari Zapin yang menari elok dengan busana lintasetnis," katanya.

"Kita juga mendengar gemuruh 400 Gandang Tasa dari kerabat kita etnis Minangkabau, serta atraksi memukau dari paguyuban Jawa, Sunda, Bali,Batak, Tionghoa, dan seluruh suku bangsa yang ada di Riau," lanjut Syahrial.

Lebih lanjut, kata Syahrial Abdi, inilah potret asli Provinsi Riau. Menurutnya, Riau adalah tanah yang ramah, tanah Melayu yang menjadi payung bagi keberagaman.

"Di sini, jati diri Melayu. Mulai dari Melayu Kuno, Klasik, hingga modern menjadi fondasi yang kokoh, sementara budaya-budaya nusantara lainnya hadir memperkaya khazanah kehidupan kita sehari-hari. Keberagaman ini bukanlah pemisah, melainkan simfoni indah yang memperkuat persatuan kita di Bumi Lancang Kuning," ungkapnya.

Syahrial mengajak seluruh masyarakat Riau untuk tidak hanya mengagumi budaya sebatas pakaian dan tarian. Melainkan juga meresapi nilai-nilai luhur di dalamnya. Mulai dari, nilai gotong royong, toleransi, dan saling menghormati.

"Budaya adalah benteng karakter bangsa di tengah derasnya arus modernisasi. Pemprov Riau akan terus mendukung penuh langkah LAMR dan seluruh paguyuban untuk menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan yang inklusif," pungkasnya.

Terkini