PEKANBARU(RIAUSKY.COM)-Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru akan mengkaji dampak merokok untuk kesehatan serta lokasi mana saja yang akan menjadi daerah bebas asap rokok.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Heldayati S Munir mengatakan dengan masuknya Ranperda Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) DPRD Kota Pekanbaru untuk tahun 2016, pihaknya lebih termotivasi untuk melakukan kajian.
“Kita bersyukur sekali Ranperda kawasan tanpa rokok masuk ke dalam Prolegda, karena dengan itu upaya kita untuk menekan tingkat pencemaran udara karena rokok bisa menjadi lebih maksimal,”ucapnya.
Terlepas dapat berjalan atau tidaknyaRanperda tersebut, namun Helda yakin dengan dukungan masyarakat Pekanbaru, itu dapat berjalan.
"Kita harus optimis, bahkan pihak-pihak terkait lainnya termasuk masyarakat juga harus mendukung, kerena selama ini kita juga sudah ada himbauan secara tertulis tentang kawasan bebas rokok di beberapa kawasan tertentu, baik itu di sekolah dan lainnya. Namun kita tetap berharap kesadaran masyarakat untuk bisa menerapkan hal ini," paparnya.(RO3)