37 Peserta Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Jambi Dinyatakan Lulus, Pemkab Kuansing Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan

37 Peserta Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Jambi Dinyatakan Lulus, Pemkab Kuansing Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan

TELUK KUANTAN (RIAUSKY.COM) — Sebanyak 37 peserta Pendidikan Profesi Bidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jambi Tahun Akademik 2025/2026 dinyatakan lulus dalam kegiatan Yudisium yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi, Senin (10/8/2026).

Yudisium tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan profesi kebidanan. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan, sekaligus menandai langkah awal para lulusan untuk memasuki dunia profesional dan mengabdikan kompetensi yang dimiliki kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi, Direktur Poltekkes Kemenkes Jambi Dr. Rusmimpong, S.Pd., M.Kes., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta para undangan lainnya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Jambi, Dr. Rusmimpong, S.Pd., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan profesi kebidanan.

“Atas nama keluarga besar Poltekkes Kemenkes Jambi, saya mengucapkan selamat kepada 37 peserta yang telah dinyatakan lulus dan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan profesi kebidanan,” ujarnya.

Ia berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga memiliki kepedulian, empati, serta integritas dalam menjalankan profesi sebagai tenaga kesehatan.

“Sebagai seorang bidan, saudari akan berada di tengah-tengah masyarakat dan berhadapan langsung dengan perempuan, ibu, bayi, serta keluarga. Karena itu, jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga memiliki hati yang tulus, mampu berkomunikasi dengan baik, menjunjung tinggi etika profesi, dan memberikan pelayanan dengan penuh empati,” pesannya.

Menurutnya, profesi bidan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Karena itu, lulusan diharapkan mampu membawa nilai-nilai profesionalisme dan kemanusiaan dalam setiap pelayanan yang diberikan.

Sementara itu, Pj. Sekda Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Muradi, M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan yudisium tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Menurutnya, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga kesehatan karena keberadaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk tenaga kesehatan. Lulusan profesi bidan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 37 peserta yang mengikuti yudisium telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi sesuai dengan ketentuan akademik. Dengan dinyatakan lulus, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan, serta kompetensi yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.

Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Jambi merupakan bagian dari Jurusan Kebidanan yang diarahkan untuk menghasilkan tenaga bidan profesional dan kompeten. Para lulusan dipersiapkan agar mampu memberikan pelayanan kebidanan secara profesional, sekaligus memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan pasien, keluarga, maupun masyarakat.

Dalam momentum yudisium tersebut, kelulusan tidak hanya dipandang sebagai pencapaian akademik, tetapi juga sebagai awal dari tanggung jawab profesional yang lebih besar. Para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan bertambahnya 37 lulusan profesi bidan, diharapkan ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten di Kabupaten Kuantan Singingi semakin kuat. Kehadiran para lulusan diharapkan turut mendukung peningkatan pelayanan kebidanan, khususnya dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di daerah.

Yudisium Pendidikan Profesi Bidan Tahun Akademik 2025/2026 tersebut sekaligus menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya di tengah masyarakat, serta mengambil peran dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Kuantan Singingi, Drs. Napisman, Kepala Bappeda Litbang Kuantan Singingi Hendra Roza, S.Si., para staf ahli, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss), sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta undangan lainnya.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional