DURHAKA...Hanya karena Dilempar Kulit Pisang, Andi Tikam dan Aniaya Ibu Kandung

Sabtu, 19 Mei 2018 | 05:38:52 WIB
Pelaku saat diamankan

RIAUSKY.COM – Air susu dibalas dengan air tuba. Begitulah ungkapan yang paling tepat untuk menggambarkan perilaku Andi Syaputra Siregar (24).

Betapa tidak? Hanya karena dimarahi, pria yang bekerja sebagai pedagang rokok asongan ini, tega menganiaya dan menikam Nuriana Saragih (48), yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri di kediaman mereka di Jalan Pasar 3, Datuk Kabu, Gang Tengku 6, Desa Bandar Kalippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (17/5/2018) pagi.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri SH, SIK mengatakan, peristiwa penikaman yang dilakukan pelaku terjadi sekira jam 09.00 Wib. Pagi itu Andi disuruh membeli nasi ke warung.

Karena cukup lama baru pulang, Nuriana sempat mencari-cari anaknya itu. Alhasil, setiba di rumah, kepulangan Andi pun disambut kemarahan ibunya.

Saking marahnya, Nuriana sempat melemparkan kulit pisang yang dipegangnya kepada anaknya itu yang disusul dengan kata-kata kasar, “Dasar anak an**** kau!”.

“Mendengar perkataan kasar ibunya, pelaku merasa tidak terima dan mengambil pisau yang ada di dapur. Tak banyak tanya, pelaku mau menusuk perut ibunya. Tapi berhasil ditepis dan akhirnya kena tangan kirinya,” kata Kompol Faidil kepada wartawan, Kamis (17/5/2018) malam seperti dilansir Metro24jam.com.

Belum puas juga, Andi yang sudah kesetanan langsung memukuli ibunya itu hingga perempuan yang melahirkan dan membesarkannya itu mengalami luka memar di bagian perut. Selain itu, pinggul sebelah kirinya turut terluka.

Beruntung, aksi kejam Andi itu berhasil dihentikan tetangganya Pardomuan Siregar (53) dan Dahlia Siregar (26), dengan menjerit meminta tolong.

Selanjutnya kedua saksi itu membawa korban ke rumah sakit terdekat guna memberikan pertolongan.

Andi kemudian dilaporkan warga ke Polsek Percut Sei Tuan, guna proses hukum.

“Mendapat informasi itu, personel Reskrim langsung bergerak ke lokasi kejadian. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di sekitaran lokasi tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya, pelaku berikut satu bilah pisau dapur bergagang kayu di bawa ke Markas Komando (Mako) guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” terang Faidil. (R02)

Terkini