Bulan Vaksinasi Rabies 2026 Dimulai, Pemprov Riau Ajak Masyarakat Lindungi Hewan Peliharaan

Bulan Vaksinasi Rabies 2026 Dimulai, Pemprov Riau Ajak Masyarakat Lindungi Hewan Peliharaan

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kegiatan pencegahan penyakit rabies terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan hewan peliharaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar secara serentak di berbagai daerah.

Kegiatan dipusatkan di UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVKH) Provinsi Riau, Jalan Hangtuah Ujung, Pekanbaru. Dari lokasi tersebut, pelaksanaan vaksinasi diikuti secara serentak oleh 11 kabupaten/kota di Riau melalui jaringan virtual.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka Bulan Vaksinasi Rabies Provinsi Riau. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan dapat dilaksanakan secara serentak.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul bersama dalam rangka melakukan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Provinsi Riau. Luar biasa, upaya ini dilakukan serentak di kabupaten/kota," ujarnya, Kamis (02/07/2026).

Dijelaskan, vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam keselamatan manusia maupun hewan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam membawa hewan peliharaan untuk divaksin menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.

"Melalui kegiatan yang sangat penting ini saya harap wilayah Provinsi Riau bisa menjadi lebih aman, sehat, dan seluruh masyarakat serta hewan peliharaannya terlindungi dari bahaya rabies," jelasnya.

"Semoga ikhtiar kita memberikan nampak nyata bagi masyarakat melindungi hewan peliharaan, menjaga lingkungan, dan mendukung terwujudnya Riau yang semakin aman dari rabies," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani, menerangkan bahwa pihaknya menargetkan pelaksanaan vaksinasi rabies sebanyak 22.000 dosis sepanjang tahun 2026. Hal ini merupakan sebagai bentuk komitmen memperluas cakupan perlindungan terhadap hewan penular rabies.

"Melalui momentum hari ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau menargetkan total vaksinasi rabies sebanyak 22.000 dosis sepanjang tahun 2026. Sebagai langkah nyata, hari ini kita menyelenggarakan kick-off serentak di 11 kabupaten/kota yang tersebar di 25 titik pelaksanaan," terangnya.

Diungkapkan, antusias masyarakat pada hari pertama pelaksanaan program melampaui perkiraan. Berdasarkan hasil koordinasi secara virtual dengan seluruh daerah, jumlah hewan yang berhasil divaksin diperkirakan jauh melebihi target awal.

"Dari koordinasi virtual kami dengan teman-teman di daerah tadi, hasilnya sangat luar biasa. Target awal hari ini adalah 1.550 ekor, namun realisasinya di lapangan diperkirakan menembus lebih dari 2.500 ekor," ungkapnya.

Keberhasilan tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kerja keras ratusan tenaga kesehatan veteriner dan dokter hewan yang turun langsung memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat di berbagai wilayah.

"Luar biasanya lagi, gerakan hari ini didukung penuh oleh 200 tenaga kesehatan veteriner dan dokter hewan," ucapnya.

Ia menuturkan bahwa Bulan Vaksinasi Rabies bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang akan berlangsung secara intensif selama tiga bulan. Dalam pelaksanannya, dengan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

"Perlu kami tegaskan pula bahwa kegiatan ini tidak berhenti hari ini saja atau sekadar seremonial belaka. Gerakan ini akan berjalan intensif selama 3 bulan, mulai dari Juli hingga September 2026, dan selanjutnya pelayanan vaksinasi akan terus dilanjutkan secara reguler di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) pada wilayah masing-masing serta melalui berbagai event vaksinasi lainnya." pungkasnya

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional