PASIRPENGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Terkait polemik dan kekisruhan Seleksi Perangkat Desa Rambah yang dinilai tidak transparan dan terkesan nepotisme itu, ternyata mendapat perhatian dari Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Anti Korupsi (LSM BARA API).
Pasalnya, Pjs Kepala Desa Rambah bersama Ketua BPD Desa Rambah pernah musyawarah dengan Panitia Seleksi untuk mencari solusi mengatasi polemik tersebut. Dari Hasil musyawarah itu Panitia Seleksi ngotot tak ingin melakukan tes ulang.
"Kami berpendapat tes ini tidak perlu diulang, apakah kami salah prosedur, coba cari dulu bukti dan kesalahan kami," kata Guntur Ketua Panitia Seleksi beberapa waktu lalu.
Sementara itu, sebagai penengah kedua belah pihak, Ketua BPD Desa Rambah berpandangan tidak sependapat dengan ketua Panitia Seleksi, pasalnya dari diskusi dengan tokoh masyarakat, banyak yang menginginkan dilakukan tes ulang.
"Jadi saya tidak sependapat dengan Panitia Pelaksana, dimana peserta ini mau mencari bukti. Saya juga sudah bertanya pendapat dengan mantan Kades dan Tokoh masyarakat, banyak yang meninginkan tes ulang, kalau ibaratkan main bola Kumu dengan Surau Tinggi, tidak mungkin wasitnya orang kumu juga," tegas Burhan
Terkait polemik itu, Ketua DPD LSM Bara Api Provinsi Riau, Miswan angkat bicara, diakuinya saat dikonfirmasinya ke Camat Rambah Hilir Zulhendri S.Sos Via Telepon selulernya, jawaban Camat tidak memuaskan.
"Jawaban pak camat kurang memuaskan tentang Pemilihan Sekdes di Desa Rambah, dirinya mempertanyakan dan menduga ada permainan Camat dan panitia pemilihan Sekdes Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir
Ketua DPD Bara Api Riau Miswan, ancam bakalan menyurati Bupati Rohul, karena seleksi Perangkat Desa Rambah ada permaian sejumlah oknum dan kurangnya transparansi publik. (R11)